RSUD Cibabat Penuh, 49 Pasien Antre 26 Jam, Dinkes Cimahi Pastikan Tak Ada Penolakan
RSUD Cibabat di Kota Cimahi kini beroperasi melebihi kapasitas maksimal sehingga puluhan pasien terpaksa menunggu di IGD sebelum dapat masuk ruang rawat inap.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - RSUD Cibabat di Kota Cimahi kini beroperasi melebihi kapasitas maksimal sehingga puluhan pasien terpaksa menunggu di Instalasi Gawat Darurat sebelum dapat masuk ruang rawat inap.
Pihak rumah sakit telah mengumumkan kondisi beban berlebih tersebut melalui media sosial pada Senin (5/10/2026).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Mulyati membenarkan lonjakan kunjungan yang terjadi dalam dua hari terakhir ini membuat waktu tunggu pasien menjadi jauh lebih lama.
"Hingga Senin tercatat sebanyak 49 orang masih mengantre untuk mendapatkan tempat tidur padahal seluruh 325 unit tempat tidur yang tersedia sudah terisi sepenuhnya," kata Mulyati, Selasa (6/10/2026).
Mulyati menyebut, beberapa pasien bahkan harus menunggu hingga 26 jam di IGD. Kendati seluruh fasilitas kesehatan di kota ini mencatat kenaikan jumlah pasien, ia memastikan tidak ada satu pun yang boleh mengirim pasien pergi begitu saja tanpa penanganan awal.
"Kondisi ini menyebabkan kepadatan dan waktu tunggu pasien menjadi lebih panjang karena ketersediaan tempat tidur perawatan sedang terbatas. Ada yang sampai nunggu 26 jam di IGD karena memang penuh. Sekarang ruang rawat inapnya memang penuh," sebutnya.
"Kalau dirujuk saja tanpa pendampingan tidak boleh harus gunakan sistem rujukan terintegrasi. Jangan sampai pasien keliling ke rumah sakit tanpa ada kepastian ruang kamar kosong. Semua rumah sakit harus saling koordinasi membantu masyarakat mendapat pelayanan" terangnya.
Mulyati tak memungkiri, kenaikan jumlah pengunjung belum dapat dipastikan bersumber dari satu penyakit tertentu meskipun kasus Influenza A dan infeksi saluran pernapasan akut sedang mengalami tren kenaikan di wilayah tersebut.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik dan bagi yang hanya mengalami gejala ringan disarankan mencari pelayanan di puskesmas atau fasilitas kesehatan tingkat pertama terdekat," ungkapnya.
Sebagai langkah mengurangi beban rumah sakit, sambung Mulyati, empat puskesmas kini membuka pelayanan rawat jalan sore mulai pukul 15.00 hingga 20.00 WIB.
"Pada intinya ada peningkatan pasien meski tidak spesifik disebabkan Influenza A dan ISPA. Tapi Influenza A sekarang memang lagi naik namun demikian masyarakat tidak perlu panik," kata Mulyati.
Editor : Doni Ramdhani

