Perkuat Ketahanan Darah untuk Cimahi dan Sekitarnya, UPD RSUD Cibabat Resmi Beroperasi
Mulai beroperasinya Unit Pengelola Darah (UPD) RSUD Cibabat pada akhir 31 Desember 2025 lalu menandai langkah signifikan dalam meningkatkan ketahanan layanan kesehatan di Kota Cimahi dan wilayah sekitarnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Mulai beroperasinya Unit Pengelola Darah (UPD) RSUD Cibabat pada akhir 31 Desember 2025 lalu menandai langkah signifikan dalam meningkatkan ketahanan layanan kesehatan di Kota Cimahi dan wilayah sekitarnya.
Pasalnya, ketersediaan darah yang cepat dan aman merupakan tulang punggung penanganan kegawatdaruratan dan tindakan medis berisiko tinggi.
Dibangun seluas sekitar 600 meter persegi, gedung baru ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas pengolahan darah dari sisi volume, mutu, dan kecepatan distribusi.
Sebelumnya, keterbatasan stok darah seringkali menghambat pelayanan medis, dengan rumah sakit harus menunggu pasokan dari luar daerah yang memperlambat penanganan pasien.
Sekarang, proses pengolahan dapat dilakukan secara mandiri dan responsif.
“Darah adalah kebutuhan mendesak. Dengan UPD ini, waktu tunggu bisa dipangkas dan risiko terhadap pasien dapat ditekan,” ujar Wali Kota Cimahi, Ngatiyana belum lama ini.
Menurutnya, keberadaan UPD tidak hanya berkaitan dengan fasilitas, tetapi juga menyangkut keselamatan dan keberlangsungan hidup pasien.
Saat ini, sebut Ngatiyana, UPD RSUD Cibabat telah melayani kebutuhan darah internal rumah sakit dan menopang pasokan bagi lebih dari 15 rumah sakit mitra.
"Pembangunan gedung baru juga mendorong peningkatan kelas UPD dari pratama ke madya, sehingga jenis produk darah yang dihasilkan semakin beragam dan sesuai standar nasional," sebutnya.
Selain penguatan fasilitas, jelas Ngatiyana, pemerintah daerah juga mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam donor darah.
"Potensi pendonor di Cimahi ini cukup besar, nantinya akan dikelola secara berkelanjutan melalui kerja sama lintas sektor, termasuk dengan TNI dan Polri," jelasnya.
Dengan sistem pengolahan yang lebih modern dan terintegrasi, lanjut Ngatiyana, UPD RSUD Cibabat diharapkan menjadi pusat layanan darah yang andal dan mempercepat penanganan pasien.
"Tak kalah penting juga mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan di wilayah tersebut," ujarnya. ***
Editor : JakaPermana

