Rumah Mewah Milik Bos First Travel Hangus Terbakar

 Rumah di Cluster Venesia Perumahan Sentul City yang dilalap si jago merah, Rabu (27/2) kemarin, ternyata milik pasangan bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan.

Rumah Mewah Milik Bos First Travel Hangus Terbakar
Rumah pemilik First Travel di Perumahan Sentul City hangus dilalap si jago merah
INILAH, Bogor- Rumah di Cluster Venesia Perumahan Sentul City yang dilalap si jago merah, Rabu (27/2) kemarin, ternyata milik pasangan bos First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan.
 
Rumah tersebut dihuni 5 orang pembantu, karena  Andika Surachman dan Anniesa hasibuan didakwa melakukan penipuan atau penggelapan dana perjalanan umrah 63.310 anggota calon jemaahnya. Mereka saat ini masih ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Kota Bandung, Jawa Barat.
 
Paulus Subianto, Kepala Security PT SGC mengatakan kebakaran di rumah bos First Travel tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 WIB, dimana api muncul karena korsleting listrik.
 
"Kebakaran yamg menimpa rumah Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan  berawal dari korsletimg listrik, api yamg membakar plafon garasi akhirnya merambat ke buku-bulu bekas hinga api sempat membesar," kata Paulus, Kamis (28/2).
 
Dia menerangkan  pasca kejadian bencana kebakaran, kemungkinan besar Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan sudah mengetahui bencana tersebut.
 
"Kemungkinan pemilik rumah sudah tau, sedangkan untuk total kerugian masih dihitung tapi saya rasa ga banyak karena yang terbakar hanya plafon dan buku-buku bekas tersebut," terangnya.
 
Ketika ditanya apakah buku-buku tersebut termasuk barang bukti kejahatan yang dilakukan oleh Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan, pria Asli Madiun Jawa Timur ini mengaku tidak tahu persis.
 
"Saya ga tau persis buku apa itu yang teebakar , tetapi kemungkinan bukan barang bukti karena sebelumnya sudah diamankan oleh aparat kepolisian," tutur Paulus.
Berkat kesiapsiagaan anggota Security PT Sukaputra Graha Cemerlang (SGC), kebakaran tak meluas.
 
"Anggota kami sudah terlatih mengatasi kebakaran hingga saat terjadi musibah dengan bantuan Alar Pemadaman Api Ringan (APAR) dam 5 unit mobil pemadam kebakaran PT SGC, tak lama kemudian atau tepatnya 20 menit kemudian api sudah berhasil dipadamkan," jelasnya.
 
Dia melanjutkan dalam musibah kebakaran ini tidak ada korban luka atau jiwa karena saat kejadian, penghuni rumah tersebut sudah menyelamatkan diri keluar rumahnya.
 
"LIma penghuni rumah tersebut berhasil diselamatkan sebelum api membesar, untuk semetara prakiraan kerugian sedang  jajarannya juga berhasil menjauhkan barang yang mudah terbakal seperti genset," lanjutnya. 


Editor : inilahkoran