Saat CFD Menjadi Ruang Pelayanan Paspor
MENGURUS paspor kini bisa dilakukan sambil menikmati CFD. Layanan akhir pekan ini memberi pilihan waktu bagi warga yang sibuk pada hari kerja.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Hari Minggu biasanya menjadi waktu bagi warga menikmati ruang publik tanpa terburu-buru mengejar pekerjaan. Namun, di kawasan Car Free Day (CFD) Kota Bogor, warga juga bisa memanfaatkan waktu tersebut untuk mengurus paspor.
Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor menghadirkan layanan pembuatan paspor melalui program Paspor Ria, Paspor Ceria di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Bogor Tengah, Minggu (4/10).
Layanan ini menjadi alternatif bagi masyarakat yang kesulitan mengurus paspor pada hari kerja. Warga tidak perlu meninggalkan aktivitas pekerjaannya untuk mendapatkan pelayanan dokumen perjalanan.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Bogor Ritus Ramadhana mengatakan, pelayanan di luar jam kerja tersebut digelar untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
"Ini kegiatan dari Dirjen Imigrasi yang kami laksanakan. Sesuai dengan kebutuhan Kantor Imigrasi Bogor, banyak masyarakat yang perlu mendapatkan pelayanan di luar jam kerja," kata Ritus.
Antusiasme warga pun terlihat sejak layanan dibuka. Sebanyak 30 kuota yang disediakan langsung terisi.
"Kami membuat pelayanan di luar jam kerja pada hari Minggu. Sangat antusias warga, dari kami buka 30 kuota, semuanya full dengan cepat," paparnya.
Pelayanan serupa berpeluang kembali hadir di kawasan CFD Kabupaten Bogor. Namun, keterbatasan personel membuat layanan tidak dapat digelar secara bersamaan di dua lokasi.
Ritus mengatakan, pelayanan nantinya dapat dilakukan secara bergantian antara CFD Kota Bogor dan CFD Cibinong.
"Personel kami terbatas. Kalau dua tempat sekaligus, agak berat. Mungkin akan bergantian untuk melaksanakan kegiatan ini," jelasnya.
Bagi Pemerintah Kota Bogor, kehadiran layanan paspor di CFD menunjukkan bahwa ruang publik dapat memiliki fungsi lebih luas. Selain menjadi tempat warga berolahraga dan beraktivitas, kawasan tersebut juga dapat menjadi ruang pertemuan antara masyarakat dan pelayanan pemerintah.
(rizki mauludi/gin)
Editor : Inilahkoran

