Saatnya Anfield Jadi Neraka untuk Setan Merah

LIVERPOOL punya catatan buruk melawan Manchester United di delapan pertemuan terakhir. Tapi kali ini, Jurgen Klopp optimistis kali ini bisa meraih hasil maksimal.

Saatnya Anfield Jadi Neraka untuk Setan Merah
Ilustrasi

LIVERPOOL punya catatan buruk melawan Manchester United dalam delapan pertemuan terakhir. Tapi kali ini, Jurgen Klopp optimistis meraih hasil maksimal.

Liverpool menjamu MU di Anfield, Minggu (16/12) malam WIB. Sejak era Liga Primer Inggris, Liverpool hanya bisa meraih 30 poin dari kemungkinan 78 poin melawan rival abadinya itu.

Dalam tiga pertemuan terakhir, The Reds tak bisa mencetak gol ke gawang Setan Merah. Jika ditarik lebih jauh lagi, Liverpool tak bisa mengalahkan MU dari delapan pertemuan terakhir di laga kandang dan tandang dengan rincian tiga imbang dan lima kalah.

Peluang Liverpool untuk menang kali ini cukup besar, karena performa mereka sedang bagus. Si Merah menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan di Liga Primer Inggris.

"Ini adalah salah satu pertandingan dimana Anda akan berusaha melakukan apa saja untuk menang. Secara sejarah, ini adalah pertandingan besar dan jika Sir Alex Ferguson menyebut ini pertandingan British Clasico, maka saya sangat bersyukur karena saya pernah terlibat di Jerman Clasico (Dortmund vs Banyern Munchen)," ujar Klopp, dikutip dari Daily Mail.

Klopp mengaku secara pribadi sudah tak sabar meladeni Setan Merah. Dia juga berharap, para fans yang memenuhi Anfield bisa menciptakan teror menakutkan untuk sang tamu.

"Di liga, kami terlalu sering mendapatkan hasil buruk. Saya pikir kami tak selalu mendapatkan hasil bagus. Saya sudah tak sabar menghadapi MU. Saya harap suporter menciptakan atmosfer seperti pertandingan melawan Napoli," katanya.


Editor : inilahkoran