Sambil Momotoran, Sahrul Gunawan Bakal Bagikan Daging Kurban
dul Adha tahun ini Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan akan membagikan hewan kurban dengan cara berkeliling sambil momotoran
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan melaksanakan sholat Idul Adha bersama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Bandung di Dome Bale Rame komplek Gedung Budaya Sabilulungan di Soreang, Minggu 1 Juli 2022. Hari ini juga Sahrul berencana "momotoran" berkeliling ke masyarakat membagikan daging kurban.
"Tidak ada pemantauan ke Rumah Potong Hewan (RPH), itu sudah saya lakukan dua tahun kemarin. Sekarang mah saya mau momotoran bagikan (daging) kurban," kata Sahrul usai melaksanakan sholat Idul Adha.
Menurut Sahrul, ia pribadi mengurbankan dua ekor sapi. Satu ekor sapi ia berikan disuatu RW di Soreang yang memang di tempat itu sama sekali tidak ada hewan kurban. Kemudian satu sapi lagi ia berikan ke satu daerah lainnya. Kata dia, selain dari pribadi, Pemerintah Kabupaten Bandung juga memberikan hewan kurban sapi dan domba yang disebar kesemua daerah.
Baca Juga: Wabah PMK Bikin Pengusaha Ternak Sapi di Kabupaten Bandung Gigit Jari
"Tujuan dari kurban ini bagaimana pengorbanan harga, tenaga dan pikiran kita semua menjadi momentum bagi kita semua. Harapannya, hari raya Idul Adha ini kita bisa lebih memaknai lagi peristiwa pengorbanan Nabi Ibrahim dan putranya Nabi Ismail, jadi apapun pengorbanan kita itu hanya kepada Alloh SWT," ujarnya.
Mengenai penyakit kuku dan mulut (PMK) yang merebak saat pelaksanaan Idul Adha tahun ini, Sahrul mengaku prihatin. Kasus ini sama sekali tidak diperkirakan oleh semua pihak. Kedepan, harus dilakukan evaluasi untuk perlindungan para peternak dan pedagang di Indonesia. Salah satunya adalah perlunya asuransi yang berpihak kepada peternak dan pedagang. Disisi lain, pengawasan ketat terhadap berbagai produk impor (untuk ternak) yang masuk ke Indonesia juga harus diperketat, dan harus dipastikan telah memiliki sertifikat bebas PMK.
"Dua hari sebelum Idul Adha saya bersama Dinas Pertanian dan Dinas Koperasi ajak berkeliling berempati kepada para peternak dan pedagang ternak. Karena dampak dari ini masyarakat, misalnya yang kredit (modalnya), terus tidak bisa terjual sekarang. Kan cuma sekitar 30 persen yang terjual, 70 persen nya loss ini mengkhawatirkan," katanya.
Baca Juga: Terpilih Jadi Hewan Kurban Presiden Jokowi, Sapi 'Afgan' Siap Diangkut dari Lembang
Kedepan, pemerintah harus suport memberikan bantuan kepada peternak dan pedagang ini. Agar mereka bisa segera bangkit dan berusaha kembali.(rd dani r nugraha).
Editor : inilahkoran

