Sambut Baik Penerbangan Umrah pada Januari 2026, Daddy Rohanady Ajak Masyarakat Ramaikan BIJB Kertajati

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menyambut baik, dimulainya penerbangan umrah perdana dengan maskapai Garuda Indonesia pada Januari 2026 mendatang di Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Sambut Baik Penerbangan Umrah pada Januari 2026, Daddy Rohanady Ajak Masyarakat Ramaikan BIJB Kertajati
Daddy mengungkapkan, sejatinya para legislator juga diajak untuk terlibat meramaikan, agar penerbangan umrah perdana bersama Garuda di BIJB Kertajati dapat terealisasi. (dok)

INILAHKORAN.ID - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menyambut baik, dimulainya penerbangan umrah perdana dengan maskapai Garuda Indonesia pada Januari 2026 mendatang di Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Daddy mengungkapkan, sejatinya para legislator juga diajak untuk terlibat meramaikan, agar penerbangan umrah perdana bersama Garuda di BIJB Kertajati dapat terealisasi.

Terlebih Daddy tak menampik, dari kuota yang tersedia, masih banyak kursi kosong untuk keberangkatan umrah di 4 Januari 2026 tersebut.

"Saya sambut baik saja. Kawan-kawan dewan juga diajak, ajak konstituennya untuk berangkat umrah. Itu saya kira menghidupkan Kertajati. Setahu saya (karena) belum penuh untuk kuota," ujar Daddy saat dihubungi INILAHKORAN.ID, Minggu 14 Desember 2025.

Dia pun mengajak masyarakat Jawa Barat, yang memiliki rezeki lebih untuk memanfaatkan momentum ini guna meramaikan BIJB Kertajati

"Kalau bukan kita yang menghidupkan, siapa lagi? Enggak mungkin kita berharap orang Jakarta menghidupkan Kertajati kan? Jadi kita sendiri," ucapnya.

Sisi lain, dia juga mendorong stakeholders terkait khususnya Pemprov Jabar untuk mengupayakan kembali agar banyak maskapai yang membuka rute di BIJB Kertajati.

Sehingga masyarakat Jabar yang ingin berpergian, memiliki semangat pula untuk kembali menghidupkan BIJB Kertajati.

"Kalau mau berangkat ke tujuan tertentu, karena tujuannya belum semua tujuan di cover di Kertajati, ya mari (dibuka) kita berangkat dari situ," katanya.

Sebelumnya, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi turut membantu mempromosikan keberangkatan umrah dengan maskapai Garuda di BIJB Kertajati pada 4 Januari 2026 mendatang.

“Pada 4 Januari akan ada pemberangkatan umrah perdana dengan Garuda Indonesia,” ujar Dedi.

Dedi menambahkan, penerbangan perdana menggunakan pesawat berkapasitas 334 kursi dan masih menyisakan ruang bagi masyarakat yang ingin berangkat cepat. 

“Masih ada kesempatan 250 orang lagi, saya bantu promosikan,” katanya.

Komisaris PT BIJB, Dedi Taufik menjelaskan, bahwa Program umrah Berkah pada 4 Januari mendatang akan berlangsung selama 9 hari dengan penerbangan langsung Garuda Indonesia. Pihaknya ingin memastikan kualitas layanan menjadi pembeda utama Kertajati. 

“Paket ini disiapkan untuk memberikan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan terstandar dengan layanan yang menyeluruh,” tuturnya.

Paket dengan harga Rp34,8 juta per jemaah itu mencakup hotel bintang empat di Madinah dan Makkah, perlengkapan ibadah, dokumentasi, kunjungan Thaif, hingga sajian khas Timur Tengah. Bank BJB turut memberikan fasilitas pembiayaan bagi ASN, PPPK, dan perangkat desa untuk memperluas akses jemaah.

Minat umrah dari Jawa Barat yang mencapai 300 ribu jemaah per tahun, menjadi alasan BIJB menyiapkan jadwal penerbangan dua kali sepekan. Permintaan jemaah yang terus naik membuat Kertajati memperluas penawaran dan kapasitas.

Plt Direktur Utama PT BIJB Ronald H Sinaga mengungkapkan, sepanjang 2025, bandara ini berhasil melayani 28 kloter. Pada 2026, jumlah itu akan ditingkatkan menjadi 40 kloter.

“Peningkatan ini sebagai bukti tumbuhnya kepercayaan publik terhadap BIJB sebagai pintu gerbang penerbangan umrah dan haji dari Jawa Barat,” kata Ronald.

Dengan keberangkatan umrah rutin dan dukungan maskapai nasional, pemerintah provinsi berharap Kertajati keluar dari bayang-bayang stigma sebagai bandara cadangan.

Penguatan layanan umrah dianggap sebagai momentum awal, mengembalikan denyut ekonomi, menarik pergerakan penumpang, dan mengoptimalkan infrastruktur strategis yang selama ini belum termanfaatkan maksimal. 


Editor : Doni Ramdhani