INILAH, Bandung – Satgas Anti Hoaks Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo-Ma'ruf Amin Jawa Barat melaporkan kampanye hitam oleh beberapa akun medsos beserta beberapa nama terkait berita hoaks yang menyerang pasangan capres nomor urut 01 ke Polda Jabar, Rabu (27/3/2019).
Kuasa Hukum, Abdi Yuana mengatakan berkaitan dengan Pemilu Presiden 2019 ini, jangan sampai pesta demokrasi lima tahunan ini dipenuhi dengan hal yang sifatnya mudarat, gibah, dan fitnah.
"Sehingga tentunya kita juga ingin melakukan tabayun. Kita sudah beberapa kali melakukan klarifikasi, tetapi ada pihak-pihak yang terus melakukan tindakan gibah dan fitnah tersebut," katanya di Mapolda Jabar.
Selain melaporkan tentang berita hoaks, dia juga akan menyampaikan perusakkan baliho dan ASN yang secara terbuka menyatakan dukungan ke Capres-Cawapres.
"Ada perusakan baliho di Sukabumi, lalu tentang ASN yang secara terbuka berkampanye untuk pasangan 02, kita menyampaikan ini ke Kepolisian agar ditindaklanjuti,” ucapnya.
Menurut Abdi, kejadian perusakan balgho di Sukabumi pada gambar-gambar Jokowi dan Maruf Amin dilakukan secara sengaja dan ada niatan supaya baliho tersebut tidak ada di daerah Sukabumi.
“Kemarin yang bersangkutan sudah datang, tapi saya kira ini juga perlu diindaklanjuti, proses hukum harus tetap berjalan. Ada cukup banyak yang dirusak, hampir merata di daerah Sukabumi, dari Warung Kiara sampai Pelabuhan Ratu,” katanya.