Pemkab Bandung Percepat Penanganan Rutilahu  Bersinergi Bersama Baznas

Pemerintahan Kabupaten Bandung mempercepat penanganan rutilahu dengan mengoptimalkan sinergi pendanaan melalui Baznas Kabupaten Bandung yang terus meningkat.

Pemkab Bandung Percepat Penanganan Rutilahu  Bersinergi Bersama Baznas
Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, penghimpunan zakat profesi ASN mengalami kenaikan signifikan. Jika pada 2021 rata-rata hanya sekitar Rp200 juta per bulan, kini mencapai sekitar Rp1,2 miliar setiap bulan. (dok)

INILAHKORAN.ID - Pemerintahan Kabupaten Bandung mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu) dengan mengoptimalkan sinergi pendanaan, termasuk dari penghimpunan zakat profesi ASN melalui Baznas Kabupaten Bandung yang terus meningkat.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengatakan, penghimpunan zakat profesi ASN mengalami kenaikan signifikan. Jika pada 2021 rata-rata hanya sekitar Rp200 juta per bulan, kini mencapai sekitar Rp1,2 miliar setiap bulan.

Menurutnya, peningkatan penghimpunan zakat harus dibarengi dengan transparansi pengelolaan dan semakin besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat, salah satunya untuk mendukung program bantuan rumah layak huni.

"Saya ingin ada komparasi saldo bulan lalu berapa, bulan ini berapa sehingga semua pemberi zakat profesi bisa mengetahui kebermanfaatan zakatnya," kata Dadang di Soreang, Senin (3/8/2026).

Dadang  menegaskan, dana zakat yang terus bertambah harus mampu mempercepat penyelesaian persoalan rutilahu di Kabupaten Bandung, sehingga semakin banyak warga kurang mampu yang dapat menempati hunian yang layak.

Tak hanya itu, Dadang meminta Baznas bersama seluruh pemangku kepentingan memperluas cakupan penerima manfaat. Menurutnya, warga yang menempati rumah di atas lahan pinjam pakai maupun sewa juga perlu mendapat perhatian agar tetap bisa memperoleh bantuan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Pemkab Bandung juga terus mengejar penanganan sekitar 45.000 unit rutilahu yang masih membutuhkan bantuan. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi lintas perangkat daerah, Baznas, hingga pemerintah desa.

Dadang berharap setiap pemerintah desa dapat meningkatkan alokasi anggaran maupun dukungan terhadap program rutilahu agar percepatan pembangunan rumah layak huni dapat berjalan lebih merata.

"Kalau semua bergerak bersama, saya optimistis penanganan puluhan ribu unit rutilahu di Kabupaten Bandung bisa dipercepat sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.


Editor : Doni Ramdhani