Satpol PP Siapkan Strategi Support Penataan Sekitar Kebon Kembang dan Jalan Dewi Sartika

Satpol PP Kota Bogor Tengah meramu strategis yang baik untuk mensupport penataan kawasa Pasar Kebon Kembang atau Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah. 

Satpol PP Siapkan Strategi Support Penataan Sekitar Kebon Kembang dan Jalan Dewi Sartika

INILAHKORAN, Bogor - Satpol PP Kota Bogor Tengah meramu strategis yang baik untuk mensupport penataan kawasa Pasar Kebon Kembang atau Jalan Dewi Sartika, Kecamatan Bogor Tengah. 

Saat ini penataan tengah dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor yaitu lanjutan trotoar Jalan Dewi Sartika dengan lingkup pekerjaan persiapan, pembongkaran, pekerjaan drainase, pekerjaan tanah, pekerjaan pembangunan trotoar serta planter. 

"penataan kawasan kebon kembang itu tengah dilaksanakan oleh DPUPR Kota Bogor. Dari Satpol-PP dan Kecamatan Bogor Tengah sudah mensosialisasikan dari awal kepada para pedagang. Ada 54 pedagang buah dan 78 pedagang baju yang terdampak dari pekerjaan penataan jalan Dewi Sartika," ungkap Kasatpol PP Kota Bogor Agustian Syach kepada INILAH pada Minggu 13 Agustus 2023 siang.

Agus melanjutkan, sekitar Kebon Kembang, relokasi sudah disiapkan di selasar blok A,B dan F. Semoga bisa diterima oleh para pedagang, karena posisinya tidak jauh dari lokasi awal mereka berdagang.

"Nanti jadinya sifatnya tetap. Tetapi pedagang buah tidak mungkin disimpan didalam pasar, maka disimpan di selasar dan mereka siap menerima itu," terang Agus.

Agus menjelaskan, kedepannya jalan Dewi Sartika dan sekitarnya bersih dari pedagang. Para pedagang tidak diperbolehkan berjualan dilokasi diluar areal yang ditentukan Pemkot Bogor. Dahulu kan dibadan jalan berjualannya.

"Kami akan garap kembali pembersihan untuk jalan Dewi Sartika, dahulu gagal karena relokasinya tidak ada dan mereka pada kembali ke jalan Dewi Sartika. Sekarang sudah ada kan," jelasnya.

Agus memaparkan, pos jaga Satpol PP Kota Bogor di Jalan Dewi Sartika telah dibongkar, karena ada maupun tidak ada keberadaannya tidak maksimal.  

"Dicabut pos Satpol PP bukan berarti kami menyerahkan. Tetapi membuat strategi baru melakukan penataan disana. Nanti tetap ada patroli mengarahkan pedagang agar tidak berjalan melewati batas yang ditentukan," papar mantan Camat Bogor Tengah ini.

Agus juga mengatakan, karena pengalaman dahulu jalan Dewi Sartika dikosongkan total, relokasi tidak jelas dan akhirnya kembali lagi.

"Jangan sampai terulang seperti itu," terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Bogor, Rena Da Frina mengatakan, penataan kawasan Pasar Kebon Kembang sudah melalui tahap perencanaan dan lelang pekerjaan. Proses penataan Pasar Kebon Kembang dimulai dengan pengerjaan pembangunan lanjutan trotoar Jalan Dewi Sartika dengan lingkup pekerjaan persiapan, pembongkaran, pekerjaan drainase, pekerjaan tanah juta pekerjaan pembangunan trotoar dan planter melalui anggaran dari DPUPR Kota Bogor yang dikerjakan oleh PT Putra Bangsa Inovasi sebagai pemenang lelang dengan nilai Rp 8.610.195.617,00.

"Pembangunan dan penataan trotoar di "?jalan Dewi Sartika bermula dari seberang Masjid Agung Kota Bogor hingga Simpang MA Salmun, yang saat ini pekerjaannya sudah sampai simpang Jalan Pengadilan. Jadi seperti yang disampaikan pak wali kota, bahwa akan ada penataan di sini dan sekarang sedang dikerjakan," ungkap Rena.

Rena menjelaskan, selain itu, penataan trotoar juga dilakukan kawasan Alun-alun Kota Bogor Jalan Nyi Raja Permas menuju Jalan MA Salmun. Lingkup pekerjaan pembangunan lanjutan trotoar Alun-alun Kota Bogor ini yaitu pekerjaan persiapan, pembongkaran, drainase, tanah, pembangunan trotoar, minor dan lain-lain melalui anggaran dari Dinas PUPR sebesar Rp 5.527.748.426,00 yang dimenangkan oleh CV Maju Maju Mapan.

"Disamping proses pekerjaan itu, Satpol PP Kota Bogor juga sedang melakukan penertiban di lokasi yang akan dibangun trotoar kepada para pedagang yang lebih dulu sudah diberikan sosialisasi di Jalan Dewi Sartika. Iya kami koordinasi dengan Satpol PP, Dishub, wilayah, terkait PKL yang ada di sini. Kami juga koordinasi juga dengan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) dan pengelola Blok C dan D mengenai kantong parkirnya, saluran drainasenya dan lain-lain, karena kami penataannya mau bagus semuanya," pungkasnya. (Rizki Mauludi)


Editor : Ahmad Sayuti