“Say I Love You” Sukses Kuras Air Mata Penonton
Film Say I Love You resmi dirilis pada Kamis lalu. Film edukasi yang menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan ini berhasil menguras air mata siapa saja yang menontonnya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Film Say I Love You resmi dirilis pada Kamis lalu. Film edukasi yang menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan ini berhasil menguras air mata siapa saja yang menontonnya.
Film Say I Love You tayang bersamaan dengan rilis film-film box office dan blockbuster. Namun, film Say I Love You memiliki cerita yang sederhana dan sangat dekat dengan realita kehidupan di Indonesia.
Say I Love you terinspirasi dari realita perjalanan hidup anak-anak yang bersekolah di SMA Selamat Pagi Indonesia. Kisah mereka berhasil mengubah sekolah ‘kandang ayam’ menjadi sekolah yang sukses dan akhirnya menjadi rujukan sekolah-sekolah di Indonesia untuk belajar berwirausaha.
Berlokasi di Kota Batu Malang, sekolah ini dikenal dengan sekolah yang mampu menghasilkan lulusan terbaik sekaligus mandiri. Dari mulai mengelola hotel, mengelola tempat wisata, perkebunan, hingga produksi makanan ringan dengan skala industri.
“Saya hanya ingin film Say I Love You ini diingat penonton karena kekuatan cerita masing-masing tokoh. Sangat emosional memang benar, sangat menyentuh iya. Tapi Say I Love You harus mampu menghibur penonton,”ungkap Faoza Rizal Sutradara (Habibie & Ainun) dari rilis yang diterima INILAH.
Sebelum rilis, film SILY ini telah menyambangi 26 kota seluruh di Indonesia, dan dalam gelaran nonton bareng yang digagas banyak pihak dihadiri tak kurang dari 6.000 penonton. Rumah produksi Multi Buana Kreasindo (MBK) menyebut, selain karena pemainnya, SILY disukai karena inspiratif dan menghibur.
Sementara itu, dalam acara Theatre Visit film Say I Love You di XXI Ciwalk, Bandung. Sabtu (6/7/2019). Para pemeran yang hadir antara lain Aldi Maldini, Shenina Cinnamon, dan Nadira Octova memberi kejutan dengan kehadiran mereka pada para penonton yang menyaksikan film Say I Love You.
Ketiga pemeran film SILY itu terlihat berfoto bersama para penonton sekaligus mengajak masyarakat untuk berjamaah menyaksikan film SILY yang penuh dengan edukasi, inspirasi, dan motivasi.
Pemeran Dila di film Say I Love You, Shenina Cinnamon mengaku, ini kali pertama dirinya memerankan tokoh yang masih ada, banyak pelajaran yang bisa diambil dan alur ceritanya pun sangat bagus.
“Ini kali pertama aku meranin dan tokohnya masih ada. Film ini banyak banget pelajarannya dan ceritanya bagus banget,” ujarnya kepada INILAH.
Shenina mengatakan, dirinya memerankan tokoh Dila. “Dila itu sosok yang pendiam, kalem, tapi ada satu peraturan yang dia langgar yaitu dia berpacaran,” katanya.
Tak hanya Shenina, Nadira Octova mengaku, ini merupakan film yang diilhami dari kisah nyata, dan selama syuting pihaknya bertemu dengan orang-orang baru, dan bisa kenal dengan orang-orang yang bisa memberikan inspirasi.
“Agak sulit memang memerankan tokoh yang masih ada, tapi kami di sini terus didampingi pemeran aslinya hingga betul-betul bisa mendalami karakter mereka,” ujarnya.
Nadira mengaku, dirinya memerankan tokoh Olfa. “Olfa itu punya karakter lebih banyak diam dan banyak bekerja, tapi dia ada dalam satu geng dengan anak-anak yang bandel. Kemudian dia sadar bahwa dia salah pergaulan,” ujarnya.
Aldi Maldini mengatakan, dirinya berperan sebagai Robet . “Robet ini karakter yang paling bandel dan sering ngelawan guru,” katanya.
Aldi mengaku, dirinya tak hanya memerankan tokoh saja, namun dirinya juga membawakan lagu yang sekaligus menjadi soundtrack film SILY. “Lagu Say I Love You sendiri merupakan lagu yang diciptakan oleh anak-anak dari Sekolah Selamat Pagi Indonesia,” ujarnya.
Seluruh pemeran berharap, film ini bisa menjadi bukti bahwa orang-orang yang tidak mampu ataupun yatim piatu bisa mewujudkan mimpi-mimpi besar yang mereka miliki.
Mereka bisa hidup rukun meski berbeda keyakinan, dan dengan adanya film ini merupakan pembuktian, perjuangan, kebersamaan, dan cinta yang bisa diraih siapa saja asal mereka mau.
“Semoga film ini banyak yang nonton, khususnya kepala sekolah umumnya seluruh dunia pendidikan yang ada di Indonesia, agar bisa menjadi inspirasi dan motivasi memberantas kemiskinan,” pungkasnya. (Agus SN)
Editor : suroprapanca

