Sekda Jabar Herman Suryatman Puji Museum dan Galeri Masjid Raya Al Jabbar
Sekda Jabar Herman Suryatman tidak dapat menutupi kekagumannya, kala mengunjungi museum dan galeri perjalanan Rasulullah Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Selasa 16 April 2024.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sekda Jabar Herman Suryatman tidak dapat menutupi kekagumannya, kala mengunjungi museum dan galeri perjalanan Rasulullah Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Al Jabbar, Gedebage, Kota Bandung, Selasa 16 April 2024.
Sekda Jabar Herman Suryatman, diorama dalam museum yang menampilkan perjalanan hidup Rasulullah menggetarkan hatinya. Maka dari itu, Masjid Raya Al Jabbar kata dia, harus dijaga sebaik mungkin.
"Saya explore ke museum. Ternyata luar biasa. Saya juga berkaca-kaca, karya besar yang harus kita jaga dengan baik. Keren banget," ujar Sekda Jabar Herman Suryatman usai meninjau Masjid Raya Al Jabbar.
Dia pun mengajak masyarakat, untuk mencoba wahana yang ditawarkan di museum dan galeri Rasulullah Masjid Raya Al Jabbar. Terutama bagi anak-anak, dimana menurutnya dapat menjadi edukasi mengenai Islam.
"Saya pernah lihat museum di Amerika, Eropa, Australia, Korea, Jepang. Ini tidak kalah. Luar biasa, visualisasinya, dukungan teknologinya. Saya menikmati dari awal sampai akhir. Saya akan bawa anak saya. Saya kira kita bisa mendapatkan lesson. Bukan sekedar museum, tapi ini media edukasi spiritual," ucapnya.
Dia menilai, sumber informasi yang ditampilkan dapat membangun karakter generasi muda Jawa Barat, tidak hanya spiritual tetapi juga budaya.
Tidak hanya itu, Masjid Raya Al Jabbar diakuinya masjid paling megah di Indonesia. Terlepas dari adanya sejumlah kekurangan, yang menurutnya masih dapat dibenahi.
"Saya kira ini masjid yang paling keren di republik ini. Jadi wajar kalau disana-sini masih ada kekurangan. Tapi jujur, ini keren banget. Saya harus ucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi pada teman-teman, masyarakat, ulama yang sudah bahu-membahu membangun. Kemudian tentu kepada gubernur (Ridwan Kamil) yang membangun dan mengoperasionalkannya," pungkasnya. (yuliantono)
Editor : Doni Ramdhani

