Sektor Pariwisata Sempat Tertekan, Aktivitas Ekonomi Kini Meningkat Lagi

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tetap menunjukkan kinerja positif dengan angka di atas lima persen meski sektor pariwisata sempat menghadapi tekanan sepanjang tahun lalu.

Sektor Pariwisata Sempat Tertekan, Aktivitas Ekonomi Kini Meningkat Lagi
pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tetap menunjukkan kinerja positif dengan angka di atas lima persen meski sektor pariwisata sempat menghadapi tekanan sepanjang tahun lalu./Yogo Triastopo

INILAHKORAN.ID - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan mengatakan, pertumbuhan ekonomi Kota Bandung tetap menunjukkan kinerja positif dengan angka di atas lima persen meski sektor Pariwisata sempat menghadapi tekanan sepanjang tahun lalu.

Menurut ia, sektor pariwisata sempat mengalami dua pukulan besar. Yaitu kebijakan efisiensi anggaran di awal tahun, dan penurunan kunjungan wisatawan pada periode Ramadan dan Idulfitri. Selain itu, gangguan keamanan pada akhir Agustus juga berdampak pada performa pariwisata terutama pada September 2025.

"Meski begitu, dalam tiga bulan terakhir kita mulai melihat tren kebangkitan. aktivitas ekonomi, okupansi hotel dan berbagai event di Kota Bandung mulai kembali meningkat," kata Farhan, Selasa 6 Januari 2026.

Ia menyebut, data pertumbuhan ekonomi Kota Bandung menunjukkan tren positif. Triwulan I mencatat pertumbuhan 4,99 persen meningkat menjadi 5,43 persen pada triwulan II, dan berada di angka 5,26 persen pada triwulan III. Pihaknya berharap, capaian ini bisa dijaga sehingga rata-rata pertumbuhan ekonomi tahunan tetap berada di atas lima persen.

"Ini menjadi modal awal, semacam papan loncat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat ke depan," ucapnya.

Farhan menekankan, sektor pariwisata, budaya, olahraga dan event kreatif akan terus didorong sebagai penggerak utama perekonomian Kota Bandung. "Dengan strategi ini, Kota Bandung diharapkan tidak hanya mampu pulih dari tekanan sebelumnya. Tetapi juga memperkuat posisi sebagai destinasi wisata, dan pusat kegiatan ekonomi di Jawa Barat," ujar dia.***


Editor : JakaPermana