Selamatkan Sukajaya dengan Petai dan Jengkol

Sebanyak 92.449 batang tanaman kayu maupun buah akan ditanam di 11 desa yang ada di Kecamatan Sukajaya. Penanaman tersebut diutamakan di desa-desa yang masuk dalam zona merah rawan bencana alam.

Selamatkan Sukajaya dengan Petai dan Jengkol

INILAH, Sukajaya – Sebanyak 92.449 batang tanaman kayu maupun buah akan ditanam di 11 desa yang ada di Kecamatan Sukajaya. Penanaman tersebut diutamakan di desa-desa yang masuk dalam zona merah rawan bencana alam.

Penyerahan tanaman vetiver, mahoni, sengon, gmelina, kayu afrika, macademia, petai, jengkol, durian, matoa, sirsak dan sereh wangi ini secara simbolis diserahkan oleh Presiden Joko Widodo kepada Bupati Bogor Ade Yasin.

“Di lokasi bencana alam banjir bandang dan longsor saya minta tidak hanya diantisipasi dengan pendekatan pembangunan fisik insfrastruktur, tetapi juga dilakukan dengan pendekatan preventif yaitu penanaman pohon. Hari ini kami minta masyarakat Sukajaya menanam 92.449 pohon yang telah kami berikan,” pinta Joko Widodo di Desa Pasir Madang, Sukajaya, Senin (3/2/2020).

Ia menerangkan pemberian pohon ini bukan hanya langkah edukasi, karena  92.449 pohon yang diberikan ini juga bernilai ekonomis hingga bisa meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat 

“Kepada pemerintah daerah kami sosialisasikan pentingnya menanam pohon tertentu di lereng atau daerah rawan bencana alam, selain berfungsi mencegah bencana alam longsor dan banjir bandang, masyarakat juga mendapatkan nilai ekonomi dari tanaman-tanaman itu," terangnya.

Jokowi sapaan akrabnya menjelaskan kalau di hulu terjadi penebangan pohon secara liar dan ada alih fungsi lahan, maka sampai kapanpun akan terus terjadi bencana alam.

"Agar bencana alam (banjir bandang dan longsor) tidak terjadi berulang-ulang, maka kita harus mengambil langkah reboisasi lahan di hulu dan normalisasi sungai," jelas Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini melanjutkan dirinya sudah menyampaikan ke Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Bupati Bogor Ade Yasin, untuk merelokasi ribuan pengungsi secepatnya.

"Tadi saya sudah minta Gubermur Jawa Barat dan Bupati Bogor untuk merelokasi pengungsi ke tempat aman secepatnya, untuk lahan yang nantinya akan dibangun hunian tetap (Huntap) maka bisa menggunakan lahan PT. Perkebunan Nusantara VIII ataupun Perhutani," lanjutnya.

Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan dibantu TNI,Polri, pemerintah desa maupun kecamatan sudah melakukan penanaman pohon vetiver dan lainnya di lahan atau daerah rawan bencana sudah dilakukan sejak pekan kemarin.

"Penyerahan bibit 92.449 tanaman yang dilakukan hari ini hanya simbolis, karena sejak awal pekan lalu bersama TNI, Polri dan jajaran kami sudah gerak untuk menanam tanaman di lahan - lahan yang kritis dari resiko bencana alam. Penaman pohon atau tanaman dilahan kritis ini akan terus kita lanjutkan hingga tiga bulan kedepan, apalagi saya sudah ditunjuk untuk menjadi Ketua Penghijauan," tutur Ade. (Reza Zurifwan)


Editor : Zulfirman