Seri A Terancam Dibekukan karena Kasus Rasisme dan Penusukan Suporter

KOMPETISI terbesar di Italia, Serie A kini dalam ancaman pembekuan. Gara-garanya, kasus rasisme para suporter terhadap pemain Napoli, Kalidou Koulibaly.

Seri A Terancam Dibekukan karena Kasus Rasisme dan Penusukan Suporter
Gelandang Napoli Kalidou Koulibaly jadi korban rasisme di Giuseppe Meazza, Kamis (27/12).

KOMPETISI terbesar di Italia, Serie A kini dalam ancaman pembekuan. Gara-garanya, kasus rasisme para suporter terhadap pemain Napoli, Kalidou Koulibaly.

Koulibaly dihujani ejekan berbau rasis dari fans Inter Milan dalam laga lanjutan Serie A, Kamis (27/12) dini hari WIB. Dia pun tak bisa mengontrol emosi dan harus menerima dua kartu kartu kuning dalam laga itu.

Tak hanya persoalan rasisme yang menodai duel seru itu. Empat fans Napoli, dikabarkan jadi korban penusukan di luar Stadion Giuseppe Meazza,

Kini Presiden FIGC, Gabriele Gravina sedang mempertimbangkan opsi untuk menghentikan kompetsisi.

"Sekarang, kami butuh waktu dan mengkoordinasikan semuanya. Kami punya masalah yang berkaitan dengan publik dan ini harus diatur, begitu pula dengan fakta pertandingan," ujarnya.

"Saya khawatir dengan suasana sureal ini. Saya bukan seorang psikolog, tetapi sudah jelas bahwa beberapa pemain sangat gugup di San Siro."

"Sekarang, saya berada pada periode refleksi karena apa yang terjadi sangat serius. Kami mendengarkan dari petinggi dan CONi, kemudian kami akan putuskan."

"Kami melakukan verifikasi apakah ada tiga ejekan tanpa henti, tetapi sepertinya cuma satu kali. Hari ini, jaksa akan mengintervensi dan menyampaikan porsinya, tetapi apa yang terjadi sangatlah buruk."



Editor : inilahkoran