Serie A Minta Maaf Soal Lukisan Monyet
Kampanye anti-rasis yang diinisiasi Serie A mengundang kecaman dari berbagai pihak. Penyebabnya, lukisan monyet yang dinilai justru menyinggung korban rasis. Untuk itu Serie A meminta maaf.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Milan - Kampanye anti-rasis yang diinisiasi Serie A mengundang kecaman dari berbagai pihak. Penyebabnya, lukisan monyet yang dinilai justru menyinggung korban rasis. Untuk itu Serie A meminta maaf.
Serie A merilis karya seni lukisan tiga wajah monyet dengan tambahan corak bola berbagai warna sebagai wujud perlawanan terhadap rasisme. Ketiga wajah monyet tersebut mewakili ras Eropa, Asia dan Afrika. Lukisan karya seniman Simone Fugazzotto itu dipajang di kantor Serie A pada Senin (16/12/2019).
Alihp-alih sebagai bentuk perlawanan aksi rasisme, lukisan tersebut justru menuai kecaman dari suporter, pemain hingga klub. Pasalnya, selama ini suporter Italia sering menirukan gestur sampai suara monyet saat melakukan hinaan berbau rasis.
"AS Roma terkejut melihat kampanye anti-rasisme di Serie A yang menggunakan lukisan monyet di media sosial hari ini."
"Kami sadar Serie A ingin melawan rasisme tapi kami yakin ini bukanlah cara yang tepat," demikian pernyataan AS Roma.
Mengetahui kampanye anti-rasisme menggunakan lukisan tersebut menimbulkan kontroversi, Chief Executive SerieA, Luigi De Siervo, meminta maaf atas hal tersebut. Dia menegaskan komitmen Serie A dalam menghapuskan rasisme dari sepakbola Italia, serta berjanji akan mengkampanyekan anti-rasisme dengan cara yang lebih bisa diterima publik.
"Saya menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas karya seni yang ditampilkan kemarin (Senin), saya menyadari bahwa hal itu sungguh tidak pantas," kata De Siervo.
"Tapi sikap Serie A dalam mengutuk bentuk diskriminasi dan rasisme tak perlu ditanyakan lagi. Kami sudah berkomitmen penuh untuk menghapusnya dari liga yang kita cintai ini."
"Serie A saat ini sedang mengurus kampanye anti-rasisme yang baru, dan tidak ada hubungannya dengan karya seni milik Simone Fugazzotto. Karya seni yang baru akan ditampilkan pada akhir Februari mendatang," ia memungkasi.
Musim ini, beberapa pemain pernah mendapat hinaan berbau rasis di Liga Serie A Italia antara lain Romelu Lukaku (Inter Milan), Franck Kessie (AC Milan), Mario Balotteli (Brescia) dan Chris Smalling (AS Roma). (Inilahcom)
Editor : Bsafaat

