Setahun Pimpin Cimahi, Instrat Ungkap Hasil Capaian Kinerja Ngatiyana-Adhitia

Tingkat kepuasan masyarakat atas kebijakan dan program kepemimpinan Ngatiyana-Adhitia cukup tinggi

Setahun Pimpin Cimahi, Instrat Ungkap Hasil Capaian Kinerja Ngatiyana-Adhitia
Ngatiyana-Adhitia

INILAHKORAN.ID – Masa kepemimpinan satu tahun Wali Kota Ngatiyana dan Wakil Wali Kota Adhitia Yudhistira mendapatkan dukungan publik yang signifikan, dengan tingkat kepuasan masyarakat terhadap Pemerintah Kota Cimahi mencapai 82,7 persen.

Data ini muncul dari survei yang dilakukan Indonesia Strategic Institute (INSTRAT) pada 12–15 Februari 2026 lalu.

Sebanyak 450 responden dari seluruh kelurahan di Cimahi terlibat dalam survei berbasis wawancara tatap muka, dengan margin of error sebesar 4,57 persen.

"Hasilnya menunjukkan figur kepemimpinan telah dikenal luas – 92 persen responden mengenal Ngatiyana, sedangkan Adhitia Yudhistira dikenal oleh 89,6 persen," kata Direktur Politik INSTRAT, Henry Baskoro, Senin 23 Februari 2026.

"Pengenalan terhadap jabatan formal keduanya masing-masing tercatat 79 persen dan 75,6 persen," ucapnya.

Dijelaskan Henry, tingginya pengenalan publik menjadi bukti legitimasi sosial yang kuat. "Hal ini menjadi modal penting untuk memastikan kebijakan berjalan efektif dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan," jelasnya.

Selain kepuasan terhadap kinerja pemkot secara keseluruhan, lanjut Henry, sebanyak 76,9 persen warga menilai kondisi pemerintahan saat ini lebih baik dari periode sebelumnya.

"Aspek responsivitas juga mendapat penilaian positif, dengan 76,7 persen responden mengakui pemerintah kota semakin cepat menanggapi kebutuhan masyarakat," sebutnya.

Secara personal, kata Henry, tingkat kepuasan terhadap Adhitia Yudhistira bahkan melampaui rekan kerjanya dengan angka 89,6 persen, sementara Ngatiyana mencapai 85,6 persen.

"Peringkat ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap gaya kepemimpinan yang dinilai responsif, komunikatif, dan dekat dengan warga," katanya.

Meskipun menunjukkan tren positif, terang Henry, survei juga mencatat sejumlah aspirasi masyarakat yang perlu diperhatikan. Di antaranya pemerataan informasi program pemerintah, perluasan lapangan kerja, penguatan UMKM serta pemberdayaan perempuan, dan penanganan masalah lingkungan seperti sampah dan banjir.

"Warga juga menginginkan pengembangan ruang kreatif untuk generasi muda, layanan kesehatan melalui klinik keliling, dan peningkatan akses beasiswa pendidikan," ujarnya.

Dengan pijakan dukungan publik yang solid di tahun pertama, ungkap Henry, kepemimpinan Ngatiyana-Adhitia diprediksi memiliki landasan kuat untuk mengakselerasi pembangunan.

"Termasuk memastikan manfaatnya dirasakan lebih luas oleh seluruh masyarakat Cimahi," katanya. ***


Editor : Ahmad Sayuti