Setelah Ramadhan, Jangan Lewatkan! Ini Keutamaan Puasa Syawal Menurut Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad menjelaskan tentang keutamaan puasa syawal setelah ramadhan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Umat Islam dianjurkan untuk menjaga semangat ibadah setelah Ramadhan, salah satunya dengan melaksanakan puasa enam hari di bulan syawal.
Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Abdul Somad (UAS) mengingatkan pentingnya amalan sunnah ini meski statusnya bukan wajib.
“Jangan lupa, meskipun ini sunnah, tapi penting. Yaitu puasa enam hari di bulan Syawal,” ujar UAS menekankan.
Harus Qadha Dulu Sebelum Puasa Syawal
Namun, UAS juga menegaskan bahwa puasa Syawal sebaiknya dilakukan setelah seseorang melunasi utang puasa Ramadhan (qadha). Ia bahkan menirukan gaya bertanya jamaah yang kerap kebingungan soal ini.
“‘Tapi Pak Ustaz, saya kemarin tinggal puasa 7 hari, gimana?’ Ya, ganti dulu 7 hari, baru setelah itu tambah puasa 6,” tutur beliau.
Menurut UAS, membayar utang puasa di bulan Syawal memang bukan perkara ringan, apalagi jika jumlahnya cukup banyak. Namun justru di situlah terdapat keutamaan tersendiri.
Qadha Dulu, Pahala Puasa Syawal Tetap Dapat
Menariknya, UAS menyampaikan bahwa mereka yang meng-qadha puasa Ramadhan di bulan Syawal juga bisa mendapatkan pahala seperti menjalankan puasa sunnah Syawal.
“Siapa yang qadha 6 hari di bulan Syawal, otomatis dapat pahala puasa sunnah di bulan Syawal,” jelasnya.
Selain itu, UAS menyebut bahwa tidak ada aturan khusus soal waktu pelaksanaannya. Mau di awal bulan, di tengah, atau bahkan di akhir bulan, semua tetap sah. Begitu pula apakah dikerjakan berturut-turut atau tidak, semuanya diperbolehkan.
“Di awal boleh, di tengah boleh, di ujung juga boleh. Berturut-turut boleh, dipisah-pisah juga boleh. Bebas,” katanya.
Hikmah Puasa Syawal: Menjaga Konsistensi Ibadah
UAS juga menyinggung tentang tantangan menjalankan puasa Syawal, terutama karena masih dalam suasana silaturahmi dan halal bi halal yang kental di Indonesia. Namun, ia mengingatkan bahwa di balik puasa ini ada hikmah besar, yakni menjaga kesinambungan amal.
“Puasa ini sangat baik. Intinya adalah menjaga kontinuitas ibadah. Supaya tubuh tidak kaget setelah Ramadhan,” jelasnya.
Editor : Firda Rachmawati

