Sikapi Bencana, ASN Dinsos Jabar Berlakukan Sistem Piket

Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat menyusun jadwal piket yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya. Hal ini guna menyikapi kemungkinan terjadinya bencana di Jabar. 

Sikapi Bencana, ASN Dinsos Jabar Berlakukan Sistem Piket
net

INILAH, Bandung - Dinas Sosial (Dinsos) Jawa Barat menyusun jadwal piket yang melibatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya. Hal ini guna menyikapi kemungkinan terjadinya bencana di Jabar. 

Kepala Dinsos Jabar Dodo Suhendar mengatakan, para ASN ini akan ditempatkan di Posko Taruna Siaga Bencana (Tagana). Di mana mereka bakal melakukan koordinasi bersama sejumlah pihak lainnya.

"Baik itu melibatkan ASN untuk turun ke lapangan bersama relawan bencana maupun memantau situasi dan kondisi," ujar Dodo, Kamis (2/1/2020).

Selain turun ke lapangan, para ASN Dinsos Jabar yang menjalani piket pun akan melakukan pengamanan kebutuhan logistik untuk warga di lokasi bencana. 

"Mereka juga menyiapkan buffer stock logistik bagi korban pengungsi jika suatu waktu dibutuhkan," ucapnya. 

Diketahui, curah hujan yang sangat lebat dan panjang mendatangi sebagian besar wilayah Provinsi Jawa Barat di mulai Desember 2019 lalu. Memasuki 2020 ini, sejumlah titik di wilayah Jabar mengalami bencana banjir. 

Dodo menyampaikan, pihaknya akan segera mengirimkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan pengungsi korban bencana.

"Kami juga mendirikan Posko Dapur Umum yaitu di Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB), Pendopo Kota Bekasi, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang dan Kabupaten  Bogor," paparnya.

Untuk wilayah KBB, Dinsos Jabar mendirikan dapur umum yang  memuat untuk tiga titik wilayah dan pengungsi sebenyak 300 orang. Adapun kebutuhan logistik yang diberikan meliputi beras, kebutuhan sandang, makanan siap saji, alat mandi, pakaian ganti, matras, dan air mineral. 

Sementara bantuan logistik untuk Kabupaten Bogor yaitu velbed 25, tenda gulung, family kit, kids ware, food ware, mi instant, paket sandang, selimut, kasur, makanan anak, hingga peralatan dapur keluarga. 

Adapun bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Bogor, menurut Dodo, terdapat di 12 kecamatan dengan korban jiwa berjumlah 13 orang dan 50 orang dinyatakan hilang.

Terkait bencana banjir yang terjadi di Kota Bekasi, Dinsos Jabar sudah mendirikan dapur umum di Pendopo Kota Bekasi dan mengirimkan bantuan berupa velbed, tenda gulung, family kit, kids ware, food ware, mi instant, paket sandang, selimut, kasur, tenda serbaguna, tenda keluarga, makanan anak, alat dapur keluarga, dan perahu karet. (Rianto Nurdiansyah)


Editor : Doni Ramdhani