Siswa Purwa Caraka Music Studio Meriahkan Konser di Atrium BEC

Seratusan siswa-siswi sekolah musik di Bandung PCMS memeriahkan acara Annual Concert Purwa Caraka Music Studio (PCMS) Cabang Mangga Bandung di Atrium BEC, Sabtu (18/1/2020).

Siswa Purwa Caraka Music Studio Meriahkan Konser di Atrium BEC
Annual Concert Purwa Caraka Music Studio (PCMS) Cabang Mangga Bandung di Atrium BEC, Jalan Purnawarman, Kota Bandung, Sabtu (18/1/2020). (suro prapanca)

INILAH, Bandung - Seratusan siswa-siswi sekolah musik di Bandung PCMS memeriahkan acara Annual Concert Purwa Caraka Music Studio (PCMS) Cabang Mangga Bandung di Atrium BEC, Jalan Purnawarman, Kota Bandung, Sabtu (18/1/2020).

Purwa Caraka Music Studio percaya bahwa musik memiliki nilai intrinsik sendiri atas keterampilan sosial dan akademis seseorang. Bermain musik dalam kelompok dapat mengembangkan keterampilan bersosialisasi dan memperluas jaringan.

“Acara ini merupakan bagian dari kurikulum Purwa Caraka Musik Studio, bagian dari pengajaran, kita juga ingin siswa-siswa belajar dari pengalaman, belajar dan bisa merasakan dan menampilkan, paling tidak apa yang sudah mereka pelajari di kelas,” ujar Branch Manager Purwa Caraka Music Studio Mierna Avianti kepada INILAH di sela acara.

Kemudian, ditambahkan oleh Pimpinan PCMS Aditya Purwa Putra, tipe konser itu ada dua, satu konser yang lebih ke internal, di sini kita libatkan siswa-siswa supaya bisa ikut. Kedua, konser yang besar atau di cabang-cabang kami diacarakan sebagai annual concert. Konser besar ini dilaksanakan lebih besar dan sifatnya lebih ke eksternal, seperti sekarang ini konser di Atrium BEC Kota Bandung.

“Di konser ini, siswa-siswa persiapan untuk tampilnya lebih banyak waktu yang dibutuhkan, bahkan kadang-kadang siswa-siswa yang akan tampil harus dipilih yang sudah siap menunjukkan kebolehannya di depan umum,” terang Aditya.

Malahan, sekolah musik ini mendorong siswa-siswanya untuk bisa tampil di acara seperti ini, ada yang tampil sendiri/solo, ada yang berkolaborasi antar/sesama jurusan. Karena, selain para siswa mendapatkan pengalaman yang lebih, juga manfaat lain di luar dari kemampuan musiknya, melatih kepercayaan diri dan tampil di depan umum.

Dari sinilah, mereka sesama siswa yang mengikuti konser bisa saling melihat dan saling belajar. Untuk bisa tampil di konser ini, para siswa minimal sudah belajar mulai 10-12 bulan, untuk bisa menampilkan kebolehan bermusik mereka di depan penonton. Intinya, yang tampil di konser ini adalah para siswa yang sudah siap tampil di muka umum.

Untuk diketahui, sekolah musik Purwa Caraka Music Studio di Bandung raya ada 9 cabang, dan seluruh Indonesia ada 99 cabang. Saat ini siswanya tercatat berjumlah 20.000 siswa, khususnya Cabang Jalan Mangga sendiri ada 200 siswa.

“Sebenarnya, idenya Pak Purwa dengan mendirikan sekolah musik itu lebih bagaimana anak-anak di Indonesia bisa mendapatkan pendidikan musik dengan baik, itu misi sederhananya,” jelasnya.

Dikatakan Aditya, misinya sendiri dengan menyiapkan kurikulum sekolah musik dengan baik, memberikan sarana dan prasarana yang baik, buku-buku penunjang yang baik, bahkan kegiatan-kegiatan seperti konser besar ini didorong terus dilaksanakan oleh setiap cabang sehingga proses belajar dan pengalam lengkap mereka terima.

Setiap tahun, Purwa Caraka Music Studio juga menyelenggarakan lomba-lomba, bahkan bergantian seperti tahun lalu diadakan lomba vokal, tahun 2020 akan ada lomba piano, terus dilanjutkan dengan kompetensi band, dan seterusnya.

Di luar itu, Purwa Caraka Music Studio juga berpartner dan bekerja sama dengan luar negeri dan internasional untuk bisa mengirimkan siswa-siwanya untuk diakomodir dan didorong untuk mengikuti kompetensi musik di luar negeri.

“Kita bisa berangkatkan dalam satu tahun itu, bisa tiga atau empat kali rombongan untuk berangkat ke luar negeri, tahun lalu sempat ada yang ke Kamboja, Singapura ada dua kali (kompetisi musik dan paduan suara).

Kita percaya, bahwa belajar musik itu, manfaatnya bukan sekadar bisa bermain musik, karena kalau kita lihat dari siswa-siswai yang belajar dengan baik manfaatnya akan dipakai terus dalam hidupnya. Menurut riset yang dilakukan, belajar bermusik itu menyeimbangkan kemampuan otak kanan dan otak kiri, ini sesuai dengan tagline PCMS, “cerdas bersama musik”. (sur)


Editor : suroprapanca