Siswa SMA di Bandung Kedapatan Bawa Celurit, Polisi Himbau Para Pelajar Untuk Tidak Berkumpul Sepulang Sekolah

Dua orang siswa SMA di Bandung kedapatan bawa celurit. Mereka diciduk polisi saat nongkrong di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Sabtu 3 Desember 2022 malam. 

Siswa SMA di Bandung Kedapatan Bawa Celurit, Polisi Himbau Para Pelajar Untuk Tidak Berkumpul Sepulang Sekolah
Saat itu, anggota Polsek Bandung Wetan sedang berpatroli malam. Lantaran gerak-geriknya mencurigakan, polisi pun menggeledah mereka. Ternyata, dua siswa SMA di Bandung kedapatan bawa celurit. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Bandung - Dua orang siswa SMA di Bandung kedapatan bawa celurit. Mereka diciduk polisi saat nongkrong di Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Sabtu 3 Desember 2022 malam. 

Saat itu, anggota Polsek Bandung Wetan sedang berpatroli malam. Lantaran gerak-geriknya mencurigakan, polisi pun menggeledah mereka. Ternyata, dua siswa SMA di Bandung kedapatan bawa celurit

"Dua siswa SMA di Bandung kedapatan bawa celurit itu pun langsung dibawa keduanya ke Mapolsekta Bandung Wetan guna proses lanjut," kata Kanit Reskrim Polsek Bandung Wetan AKP Asep Wahidin di Mapolsek Bandung Wetan, Senin 5 Desember 2022.

Atas kejadian itu, polisi mengimbau agar para siswa SMA maupun SMP di Kota Bandung tidak berkumpul usai jam sekolah. Hal itu guna menghindari terjadinya aksi kriminalitas maupun tindakan yang merugikan lainnya.

"Dengan kejadian seperti itu, kami menghubungi pihak kesiswaan wilayah Kota Bandung-Cimahi dan agar mengawasi para siswanya untuk tidak terbawa-bawa dalam aksi mencelakai orang lain," katanya.

Asep berharap, para siswa di Kota Bandung bisa menghindari aksi-aksi yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain. Oleh karenanya, dia pun menyarankan agar siswa tidak berkumpul dan nongkrong usai jam sekolah.

"Kami berharap agar siswa tidak berperilaku melanggar hukum dan tidak menganggu ketertiban dan merugikan orang lain," ucap dia.

Sementara itu, Koordinator Forum Kesiswaan Kota Bandung-Cimahi Agus Salim juga mengatakan serupa. Dia mengimbau agar para siswa bisa berperilaku sesuai kurikulum yang diajakr di sekolah.

"Untuk para siswa dan siswi di Bandung diharapkan sudah pulang sekolah silahkan pulang, jangan ada sampai ada nongkrong-nongkrong. Yang ditakutkan ada gesekan atau aksi geng motor. Jadi kalau sudah sekolah langsung pulang ke rumah untuk menjaga keselamatan kita sendiri," kata Agus.*** (cesar yudistira)


Editor : Doni Ramdhani