Soal GBLA, Yana Minta Bobotoh Persib Sabar
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta penggemar Persib Bandung untuk lebih bersabar dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung - Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta penggemar Persib Bandung untuk lebih bersabar dengan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage.
Menurutnya, stadion berkapasitas 38.000 penonton tersebut, saat ini tengah di uji kelaikannya untuk bisa kembali dipergunakan tim Maung Bandung julukan Persib Bandung.
“GBLA masih terus berproses. Poinnya kan itu aset pemerintah kota yang sudah dibangun dengan uang rakyat. Saya pikir itu harus bisa dipergunakan maksimal untuk kepentingan masyarakat,” kata Yana di Balai Kota, Jalan Wastukancana, Kota Bandung pada Jumat (7/2/2020).
Menurut dia, stadion kebanggaan warga masyarakat Kota Bandung tersebut, saat ini tengah dalam proses serah terima tahap ke dua yang meliputi halaman dan parkir stadion.
Bila tahapan itu telah selesai, Yana menambahkan bahwa stadion bertaraf internasional ini baru dapat diserahkan untuk dikelola pihak ke tiga dalam hal ini PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
“Tidak hanya untuk PT PBB saja. Jadi siapapun yang memang sanggup dan bisa mengelola, kita akan lakukan kerjasama. Tetapi saat ini kita akan uji coba terlebih dahulu dengan kapasitas penonton terbatas. Kita akan lihat hasilnya seperti apa,” ucapnya.
Upaya pemerintah kota untuk mendorong penggunaan Stadion GBLA di tahun ini, dikatakan Kepala Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen terus dilakukan.
Dia mengatakan bahwa pada prinsipnya, Stadion GBLA sudah tidak memiliki persoalan dalam hal infrastruktur. Stadion di kawasan Rancanumpang ini laik untuk dipergunakan.
“Kan sudah jelas, bahwa berdasarkan surat dari Kementerian Pekerjaan Umum itu (surat tahun 2015) sudah jelas bahwa bangunan utama di stadion sudah kuat, sudah layak. Bangunan utama termasuk tribun, jadi layak untuk ada penonton,” kata Zulkarnaen. (yogo triastopo)
Editor : Bsafaat

