Soal Pertemuan dengan Neneng, James: Say Hello
Pengusaha James Riady membantah pertemuan di rumah Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin untuk membicarakan proyek Meikarta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH Bandung- Pengusaha James Riady membantah pertemuan di rumah Bupati Bekasi nonaktif Neneng Hasanah Yasin untuk membicarakan proyek Meikarta.
Di persidangan James mengaku beberapa kali melihat proyek Meikarta karena kagum, dengan terobosan dan ide-idenya. Bahkan dirinya mengaku ingin belajar.
"Sekalipun saya tidak pernah mengenal bupati. Cuma pak Toto saat itu mengajak saya. Saya sempat mengelak tapi pak Toto terus mengajak untuk say hello,"ujar James
Selain itu posisi Neneng juga pascamelahirkan, sehingga ia terpaksa mengikuti ajakan tersebut ke rumah bupati Neneng Hasanah Yasin untuk ucapkan selamat
"Saya kasih selamat karena beliau baru melahirkan. Akhirnya saya ikut ke kediaman bupati," ujarnya.
Ia menjelaskan, saat itu terdakwa Billy Sindoro turut mendampingi dalam pertemuan itu. Seingat James, Billy dan Toto tidak membahas soal perizinan Meikarta. Apalagi terkait pemberian uang.
"Pertemuan itu, tidak membahas izin Meikarta, tidak menjanjikan uang atau apapun terkait perizinan," ujarnya.
Ia mengaku dalam pertemuan hanya membahas soal pendidikan, mengigat dirinya sangat konsen dalam dunia pendidikan, dan berikan beberapa pembahasan mendidikanak di luar rumah.
Selain itu dalam persidangan, ia ditanya juga menyoal PT Inti Anugerah Propertindo (IAP). James mengatakan, PT IAP merupakan perusahaan investasi milik orang tuanya yang telah diserahkan ke dirinya dan adiknya.
"Saya tidak punya jabatan di sana (Lippo). PT IAP merupakan pemegang saham di PT Lippo Karawaci dan PT Lippo Cikarang. Tapi saya tidak pernah mendapatkan laporan dari PT IAP," ujarnya.
Ia juga heran dengan keterangan terkait jabatan Billy Sindoro sebagai Ditektur Operasional Lippo Group, sebagaimana dalam dakwaan jaksa untuk identitas dan pekerjaan Billy Sindoro.
"Tidak ada badan hukum Lippo Group dan tidak ada jabatan direktur operasional," katanya.
Usai persidangan, James mengatakan kehadirannya di persidangan untuk menambahkan sejumlah keterangan terkait kasus yang terjadi.
"Saya berharap semuanya berjalan dengan lancar dan saya siap untuk memberikan keterangan jika diminta," katanya.
Editor : inilahkoran

