INILAH, Bandung - Kasatpol PP Kabupaten Bandung, Usman Sayogi membantah adanya oknum yang sering lakukan razia ilegal di hotel dan penginapan.
Menurut dia, operasi yustisi yang selama ini dilakukan pihaknya resmi. Tujuannya, bertujuan untuk menertibkan dan menghindari perbuatan asusila, narkoba dan penyakit masyatakat lainnya terjadi diwilayah Kabupaten Bandung.
"Enggak ada yang razia ilegal, semuanya resmi kami. Kalau menemukan yang ilegal silakan tangkap dan laporkan ke polisi. Jangan asal menuduh, silakan buktikan. Justru saya jadi curiga mereka yang enggak mau terganggu ngumpulin duit dari usaha yang enggak benernya,"kata Usman melalui sambungan telepon selularnya, Selasa (15/1/19).
Dikatakan Usman, selama ini razia baik yang dilakuman oleh Satpol PP maupun pihak kepolisian, dilakukan untuk menjamin keamanan, kenyamanan dan juga ketertiban umum.
Apalagi, visi misi Kabupaten Bandung yang religius. Tentunya perilaku atau tindakan asusila tidak dibenarkan terjadi diwilayah ini.
"Jadi razia yang kami lakukan tentunya punya dasar yang benar. Yakni untuk menjamin keamanan, kenyamanan, ketertiban umum. Apalagi Kab Bandung ini visi misinya religius, kami harus memastikan hal hal seperti itu tidak terjadi. Jadi jangan menuding kami melakuman razia ilegal dong,"ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung, menyesalkan masih adanya razia ilegal yang dilakukan oleh oknum dari Satpol PP dan oknum Kepolisian terhadap usaha mereka.
Razia yang dilakukan oleh oknum ini, dianggap menganggu kenyamanan dan ketenangan para pengunjung hotel dan penginapan, padahal mereka adalah wisatawan yang membelanjakan uangnya di Kabupaten Bandung.
"Oknum Satpol PP, Polisi gerebek hotel tanpa izin. Kalau dilakukan resmi kami juga tidak masalah, karena Bandung (Kab Bandung) ini agamis saya dukung tapi dengan cara yang benar,"kata Ketua PHRI Kabupaten Bandung, Use Juhaya.