INILAHKORAN, Bandung - Spoiler Ikatan Cinta Rabu 4 Mei 2022, Angga dan Rendy mengabarkan kejadian di hutan menyebut bahwa pencarian akan segera dihentikan.
Simak spoiler Ikatan Cinta Rabu 4 Mei 2022 berikut ini yang selalu menyuguhkan cerita yang menarik tiada henti. Konflik yang terus menerus muncul membuat cerita ini semakin seru.
Pada episode sebelumnya, Angga dan Rendy akhirnya memutuskan untuk tetap terbang ke Sumatera menuju lokasi hilangnya pesawat terakhir yang ditumpangi oleh Al.
Mereka mewakili Andin yang terbaring sakit dan bertanggung jawab untuk meneruskan perjalanan tersebut.
Mici selalu mengontrol keadaan dan meminta kabar terbaru dari Angga yang sedang berada di lokasi.
Sebenarnya, Mici sangat khawatir sekali dengan keadaan sang suami, namun dirinya pun tak tega melihat Andin yang terlihat begitu memikul beban berat sendirian.
Maka dari itu dirinya pun merelakan sang suami untuk membantu mencari keberadaan Al.
Pada episode selanjutnya, Angga menyempatkan memberikan kabar terbaru yang ia temukan.
Dirinya menyebutkan bahwa tak menemukan tanda-tanda pesawat jatuh, keadaannya pun semakin darurat karena persediaan makanan menipis dan cuaca menjadi sangat dingin.
Angga mengatakan jika ada kemungkinan dirinya dan tim akan segera kembali ke pemukiman karena tidak memungkinkan untuk melanjutkan pencarian.
Mendengar hal itu Mici pun panik, dirinya menyetujui dengan rencana Angga yang akan segera kembali ke pemukiman.
Kini Mici harus memikirkan bagaimana cara untuk menjelaskan penemuan Angga kepada Andin. Dirinya harus sangat berhati-hati agar tak membuat kondisi Andin semakin drop dan memburuk.
Lantas apakah Andin akan menerima kabar itu dengan lapang dada dan pasrah? Atau sebaliknya, Andin akan nekat menyusul Angga dan Rendy dan menyuruh mereka untuk terus melakukan pencarian?
Lalu apa yang akan terjadi selanjutnya?
Penasaran dengan kelanjutannya?
Saksikan terus cerita Ikatan Cinta Rabu 4 Mei 2022 malam ini di RCTI.
Disclaimer: cerita ini hanya prediksi, bisa saja berbeda dengan tayangan aslinya. ***(Hafshah Nurhabibah)