Kompak, Icardi dan Wanda Nara Pojokkan Inter Milan di Media Sosial

Mauro Icardi memberikan respons terhadap Inter Milan melalui media sosial. Ironisnya, tak satupun di antaranya yang mengarah pada rekonsiliasi. Konflik akan semakin tajam?

Kompak, Icardi dan Wanda Nara Pojokkan Inter Milan di Media Sosial
INILAH, Milan - Mauro Icardi memberikan respons terhadap Inter Milan melalui media sosial. Ironisnya, tak satupun di antaranya yang mengarah pada rekonsiliasi. Konflik akan semakin tajam?
 
Striker Argentina itu baru saja dicopot ban kaptennya di Inter Milan dan diserahkan kepada kiper Samir Handanovic. Dia pun menolak tampil di Eruopa League saat Inter Milan menghadapi tuan rumah Rapid Vienna.
 
Alasan untuk semua peristiwa itu tak ada yang jelas. Pelatih Luciano Spalletti dan Direktur Piero Ausilio menegaskan itu keputusan menyakitkan yang harus mereka pikirkan secara sangat hati-hati.
 
Icardi kemudian memberikan responsnya melalui media sosial. Sejauh ini, respons itu bukannya menurunkan tensi, malah menaikkannya.
 
Dia memposting fotonya menjalani fisioterapi di lapangan latihan, tapi Ausilio menyebutkan itu hanyalah kegiatan rutin. Sebab, Icardi tak bermasalah apa-apa dengan kondisi fisiknya.
 
Saat Inter Milan mulai berlaga lawan Rapid Vienna, Icardi memposting lagi lewat media sosial bahwa dirinya sedang merayakan Hari Valentine bersama istri sekaligus aguennya, Wanda Nara.
 
Cukup? Ternyata belum. Begitu pertandingan selesai, dia kembali memposting fotonya dengan tulisan yang menyindir di Instagram. "Lebih baik menutup mulutmu dan terlihat bodoh ketimbang membukanya dan mencabut seluruh keraguan," tulisnya mengutip pernyataan Mark Twain.
 
Wanda Nara, perempuan kontroversial itu, kian menambah panas dengan komentar di Twitter dan Instagram. Salah satunya dengan memunculkan fotonya sedang memeluk Icardi.
 
"Kamu mengajarkan kami arti impian, penderitaan, perjuangan, pengorbanan, tangisan, pertarungan, nilai-nilai, terbang, bertahan, dan hidup untuk cinta. Siapapun yang memilih dengan hatinya tak pernah salah," katanya.
 


Editor : inilahkoran