Didukung 45 Voters, Rahmat Hidayat Djati Resmi Jadi Calon Ketum Asprov PSSI Jabar

Satu per satu calon Ketua Umum Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Barat periode 2021-2025 mendaftarkan diri. Kali ini, Rahmat Hidayat Djati.

Didukung 45 Voters, Rahmat Hidayat Djati Resmi Jadi Calon Ketum Asprov PSSI Jabar
Rahmat Hidayat Djati Resmi Jadi Calon Ketum Asprov PSSI Jabar periode 2021-2025.

INILAHKORAN, Bandung - Satu per satu calon Ketua Umum Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Barat periode 2021-2025 mendaftarkan diri. Kali ini giliran (RHD).

RHD pun datang dengan didampingi puluhan pendukungnya dan langsung diterima oleh panitia pemilihan di Gedung Asprov PSSI Jabar yang berada di Jalan Lodaya, Kota Bandung, Minggu (3/10/2021).

"Alhamdulilah hari ini kami sudah mendaftarkan diri sebagai Ketua Asprov PSSI Jawa Barat, dan sudah 90 persen persyaratan yang sudah diterima, sisanya akan diupayakan dalam Minggu ini diselesaikan," ungkap RHD.

Baca Juga: Resmi, Ramram Mukhlis Calon Ketum Asprov PSSI Jabar Periode 2021-2025, Ini Janji-janjinya

RHD mengaku percaya diri maju sebagai calon Ketua Umum Asprov PSSI Jabar periode 2021-2025. Pasalnya, sejauh ini sudah mendapatkan dukungan dari 45 anggota PSSI, sejumlah Askab dan Askot PSSI serta klub.

"Kita akan terus menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan Askab/Askot untuk menyinergikan perubahan lebih baik di tubuh PSSI Jabar. Nantinya gagasan-gagasan yang telah disampaikan baik dari Anggota PSSI, Askab/Askot dan Klub sepak bola akan kita akumulasikan dan kita jadikan sebagai kesatuan rencana kerja," tegasnya.

RHD mengaku memiliki gagasan untuk bisa menjadikan sepak bola Jabar lebih baik. Seperti mengimplementasikan filosofi sepak bola Indonesia terhadap pembinaan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Jawa Barat.

Baca Juga: Nama Rahmat Hidayat Djati Ramaikan KLB Asprov Jabar 2021-2025

"Sehingga muaranya akan sangat baik, tentunya untuk stok pemain dan untuk kualitas sepak bola di Jawa Barat," katanya.

Selain itu, RHD juga akan mendorong percepatan pembangunan atau perbaikan infrastruktur sepak bola di Jawa Barat. "Meskipun kita punya banyak stadion bertaraf internasional, tapi fenomenanya masih banyak daerah yang belum memiliki lapangan yang representatif untuk pertandingan, hal ini yang nantinya akan kita dorong," pungkasnya. (Muhammad Ginanjar).***


Editor : inilahkoran