Awalnya Presiden Jokowi Jagokan Marc Marquez, Tiba-tiba Berbelot ke Fabio Quartararo

Presiden Jokowi sempat menjagokan Marc Marquez tapi kemudian beralih ke Fabio Quartararo. Ada apa gerangan?

Awalnya Presiden Jokowi Jagokan Marc Marquez, Tiba-tiba Berbelot ke Fabio Quartararo
Presiden Jokowi saat menyalami para pemenang MotoGP di Sirkuit Mandalika.

INILAHKORAN, Bandung- Presiden Jokowi (Joko Widodo) mengaku sempat menjagokan pebalap tim Repsol Honda Marc Marquez. Tapi belakangan, 'membelot' ke Fabio Quartararo.

"Jagoannya Marc Marquez, tapi karena dia tidak ikut ganti ke Fabio Quartararo. Juara 2," kata Presiden Jokowi usai menyerahkan trofi kepada para pemenang Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, Minggu, sebagaimana disiarkan kanal resmi Youtube Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden.

Marc Marquez dinyatakan tidak fit untuk menjalani balap Grand Prix of Indonesia di Sirkuit Pertamina Mandalika karena mengalami kecelakaan pada sesi pemanasan, Minggu pagi.

Baca Juga: Jhony Mazmur Resmi Pimpin Himpunan Karya Nusantara Periode 2021-2024

Sebelumnya Marquez juga telah dua kali jatuh saat di sesi kualifikasi.

Sedangkan Fabio Quartararo, pebalap dari tim Yamaha mencapai finis pada peringkat dua, setelah pebalap KTM, Miguel Oliveira, berhasil menjadi yang tercepat di Mandalika.

Presiden Jokowi mengapresiasi penyelenggaraan Grand Prix of Indonesia yang disebutnya telah berjalan luar biasa.

Baca Juga: Sedang Viral Crazy Rich dan Sultan Dadakan, Ini Pesan Ustadz Adi Hidayat 

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Barat, terutama Lombok, yang telah mendukung penuh acara balap motor tersebut.

"Saya ingin sampaikan terima kasih sebesar besarnya, terutama masyarakat NTB, masyarakat Lombok yang telah memberikan dukungan penuh dan juga seluruh pihak-pihak, baik penyelenggara maupun seluruh pekerja yang telah bekerja siang malam menyiapkan event besar ini," ujar dia.

Kepala Negara menilai memang masih terdapat beberapa hal dari Grand Prix of Indonesia yang harus diperbaiki. Namun, ia optimistis penyelenggaraan acara internasional di Indonesia akan semakin baik.

Baca Juga: Haris Azhar Dan Fatia Bakal Diperiksa Penyidik Polda Meetro Jaya, Jadwalnya Besok

"Saya kira ini event jangka panjang. Tahun depan akan kita perbaiki lagi jika ada kekurangan," ujarnya.

Grand Prix of Indonesia, balapan MotoGP pertama di Indonesia setelah 25 tahun itu, sempat tertunda hingga satu jam menyusul hujan deras yang turun menjelang jadwal semula start pukul 15:00 WITA.

Setelah kondisi lintasan dinyatakan aman dan hujan sedikit reda, pit lane dibuka pukul 16:00 WITA dan balapan dimulai 15 menit kemudian dengan jumlah lap yang dipangkas tujuh putaran menjadi 20 lap saja.***


Editor : inilahkoran