Jabatan Ketum Koni KBB Kosong, Ketum cabor Sebut Jadi Pengganjal Porprov 2022

Posisi kosong Ketum KONI KBB dianggap Ketum Cabor jadi pengganjal pelaksanaan Porprov 2022 mendatang.

Jabatan Ketum Koni KBB Kosong, Ketum cabor Sebut Jadi Pengganjal Porprov 2022
KONI KBB bakal dijabat caretaker dari KONI Jabar.
INILAHKORAN, Ngamprah - Posisi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang saat ini masih kosong, ternyata dianggap ganjalan jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2022.
 
Seperti diketahui, Ketua Umum KONI KBB saat ini hanya dijabat caretaker dari Jawa Barat, padahal KBB tahun ini menjadi tuan rumah Porprov tahun 2022 yang tinggal hitungan bulan.
 
Ketum Cabor Muangthai KBB, Gaston Barus mengatakan, Porprov (Porda) 2022 akan digelar sekitar Bulan November, sementara kursi Ketum KONI KBB masih kosong.
 
 
"Padahal KBB jadi tuan rumah dan targetnya tiga besar pengumpul medali terbanyak, ini bagaimana?" tanya Gaston.
 
Menurutnya, kehadiran Ketum KONI KBB definitif sangat urgen lantaran sebagai penentu kebijakan anggaran dan program bagi atlet.
 
"Semestinya Dispora KBB sebagai leading sektor mengambil langkah menghadap Plt Bupati untuk menyelesaikan persoalan ini," tuturnya.
 
 
Ia menegaskan, jangan sampai nama baik Kabupaten Bandung Barat (KBB) tercoreng lantaran KBB akan menjadi tuan rumah dari 17 cabang olahraga. 
 
Sehingga, sambung dia, persiapan matang harus segera dilakukan sebelum semuanya benar-benar terlambat. 
 
"Karena nantinya pasti akan berdampak terhadap semua sektor termasuk ke atlet yang akan tampil," tegasnya.
 
 
Sekarang ini saja, sebut dia, atlet sudah tiga bulan selesai mengikuti BK Porprov di Subang dan belum ada agenda kapan harus ikut kejuaraan sebagai pemanasan, karena terbentur anggaran.
 
"Selama ini sebagai ketum cabor pihaknya lebih banyak tekor karena harus memback up segala sesuatu kebutuhan atlet," sebutnya.
 
Misalnya saja, lanjut dia, seperti pada saat Babak Kualifikasi (BK) beberapa waktu lalu di Subang, pihaknya mengeluarkan anggaran total Rp41 juta untuk kontingen berjumlah 21 orang yang terdiri dari pelatih, mekanik dan atlet. 
 
"Padahal dari KONI hanya diberi Rp7 juta," ujarnya.
 
Ia menyebut, Muangthai meloloskan 5 atlet ke Porprov dari 12 atlet yang ikut BK. 
 
 
"Ya sekarang masih wait and see, menunggu sampai Ketum KONI KBB terpilih," imbuhnya.
 
"Mestinya, kalau kondisi normal harus sudah monev, tapi kan pengurus belum ada," keluhnya. 
 
Seperti diberitakan sebelumnya, pemilihan Ketum KONI KBB yang diagendakan digelar akhir tahun lalu deadlock. Padahal sudah ada tiga bakal calon ketua yang saat itu sudah menyerahkan berkas persyaratan administrasi. 
 
 
Sementara, masa jabatan Plt Ketum KONI KBB Lili Supriatna berakhir pada 31 Desember 2021, setelah enam bulan menjabat.***(Agus Satia Nagara)


Editor : inilahkoran