Stok Beras Kota Bandung Terjaga Meski Gagal Panen
DKPP Kota Bandung menjamin stok ketersediaan beras aman meskipun beberapa daerah alami gagal panen
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Ketersediaan pangan di Kota Bandung dipastikan aman, meski sejumlah daerah mengalami gagal panen. Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyampaikan, cadangan beras masih mencukupi hingga 72 hari ke depan atau sekitar tiga bulan.
“Dari neraca itu seperti beras misalnya, beras itu tahan sampai 72 hari ke depan. Jadi 3 bulan ke depan untuk beras,” kata Gin Gin Ginanjar, Sabtu (11/4/2026).
Disampaikan dia, selain cadangan yang tersimpan di distributor dan pedagang eceran. Program nasional berupa pembagian beras dan minyak goreng bagi masyarakat miskin yang berlangsung hingga Mei, turut memperkuat stok pangan.
“Bahkan sekarang itu kita sedang ada pembagian beras dan minyak goreng kan untuk penduduk miskin. Itu program dari nasional di Indonesia, yang berlangsunh sampai bulan Mei nanti. Itu juga memperkuat kebutuhan dan ketersediaan,” ucapnya.
Menurut Gin Gin, sejumlah harga pangan pun mulai kembali normal pasca Lebaran. Tantangan yang muncul, justru bukan pada ketersediaan. Melainkan daya beli masyarakat. “Yang kurang itu pembeli sebetulnya, bukan masalah ketersediaannya,” ujar dia.
Meski demikian, pihaknya mengingatkan komoditas sayuran memiliki daya simpan lebih pendek hanya 3 hingga 4 hari sehingga distribusi harian tetap penting. "Musim panen padi di bulan Maret kemarin, menjadi penopang tambahan cadangan beras untuk beberapa bulan ke depan," tandas dia.
Editor : Ahmad Sayuti

