Suga BTS Buat Surat Tulis Tangan Setelah Pemeriksaan, Mengaku Bersalah dan Minta Maaf pada Publik
Pada hari Minggu, 25 Agustus 2024, Suga BTS buat surat tulis tangan untuk melakukan permintaan maaf dan mengakui kesalahannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Pada akhir pekan kemarin Suga BTS resmi melakukan Pemeriksaan kasus Mengemudi dalam keadaan Mabuk di kantor polisi.
Setelah Pemeriksaan, pada hari Minggu, 25 Agustus 2024, Suga BTS mengunggah Permintaan maaf dengan Surat tulisan tangan di komunitas penggemar resmi Weverse.
Isi Surat Tulis tangan Suga BTS ini diawali dengan pernyataan, “sengan rasa malu, saya ingin meminta maaf kepada kalian semua sekali lagi.”
Suga BTS Mengakui tuduhan sebelumnya dengan menyatakan, “pada malam tanggal 6 Agustus, saya melakukan Kesalahan dengan mengendarai skuter listrik di trotoar setelah minum."
"Itu semua salah saya. Kecerobohan saya menyebabkan penderitaan bagi semua orang yang peduli terhadap saya,” lanjutnya.
Sebelumnya, pada Selasa malam, 6 Agustus 2024, Suga BTS tertangkap setelah terjatuh saat mengendarai skuter listrik dalam pengaruh alkohol di sebuah jalan di Hannam-dong, Yongsan-gu, Seoul, sekitar pukul 11 malam KST.
Polisi secara resmi mendakwanya keesokan harinya (7 Agustus) dengan tuduhan melanggar undang-undang lalu lintas (Mengemudi dalam pengaruh alkohol). Kadar alkohol dalam darahnya saat itu adalah 0,227%.
Setelah itu, pada tanggal 23 Agustus 2024, Suga BTS menghadiri panggilan Pemeriksaan atas tuduhan mengemudikan skuter listrik dalam keadaan Mabuk.
Setelah Pemeriksaan, Suga BTS berkata, "Saya benar-benar minta maaf. Saya ingin menyampaikan Permintaan maaf yang sebesar-besarnya karena telah menyebabkan begitu banyak luka dan kekecewaan dengan tindakan saya yang salah."
"Saya sangat merenungkan dan menyesali tindakan saya. Sekali lagi saya minta maaf kepada semua orang yang telah menunjukkan rasa cinta kepada saya," tambah Suga BTS yang tidak menanggapi pertanyaan tambahan dari pers.
Sementara itu, Suga BTS telah bertugas sebagai pekerja layanan publik sejak September 2023 dan dijadwalkan akan selesai pada Juni 2025.***
Editor : Irma Nurfajri


