Summarecon Bandung Bukukan Rp600 Miliar

Executive Director Summarecon Bandung Hindarko Hasan mengatakan, pada 2020 ini diharapkan kinerja bisnis properti di Kota Bandung semakin baik. Hal tersebut seiring dengan prediksi ekonomi Tanah Air tahun ini yang relatif stabil.

Summarecon Bandung Bukukan Rp600 Miliar
istimewa

INILAH, Bandung - Executive Director Summarecon Bandung Hindarko Hasan mengatakan, pada 2020 ini diharapkan kinerja bisnis properti di Kota Bandung semakin baik. Hal tersebut seiring dengan prediksi ekonomi Tanah Air tahun ini yang relatif stabil.

Menurutnya, pada 2019 lalu pihaknya membukukan angka penjualan relatif signifikan. Untuk berbagai produk properti residensial dan komersial yang ditawarkan, transaksi yang dibukukan mencapai ratusan miliar rupiah.

“Khusus penjualan properti di Summarecon Bandung, kisarannya ada di angka Rp600 miliar,” kata Hindarko di sela perayaan HUT ke-5 Summarecon Bandung, Minggu (9/2/2020).

Dia menegaskan, sepanjang tahun ini pihaknya mengharapkan bisa mencapai yang lebih baik lagi. Serupa dengan pengembangan pada 2019 lalu, tahun ini pun Summarecon tetap menawarkan produk residensial dan komersial.

Pada tahun lalu, produk unggulan yang ditawarkan berupa hunian residensial dan komersial yang membidik segmen menengah ke atas. Seiring dengan berdirinya sejumlah tenant, Summarecon Bandung pun akan menawarkan produk premium.

“Nanti, di tahun ini kita rilis kavling komersial. Untuk pengembangan, pada 2020 ini kita masih fokus di kawasan 300 ha yang kita miliki,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya pun akan kembali menawarkan produk rumah tumbuh. Sebelumnya, tren pasar untuk produk tersebut relatif baik. Buktinya, saat itu produk yang ditawarkan sold out hanya dalam waktu satu kali masa penjualan. Berdasarkan hal itu, produk rumah tumbuh itu pun akan tetap dikembangkan pada 2020 ini.

Khusus mengenai perayaan HUT ke-5, Summarecon Bandung menghadirkan 18 18 tenant makanan yang menawarkan menu dengan cita rasa andalannya masing-masing. Sebagian besar tenant itu telah bergabung di Ruko Magna Commercial Summarecon Bandung. Seperti McDonalds, Garmelia, Kopi Kulo, d’Indsomnia, Rumah Makan Barokah, Mie Ayam Tiga, Martabak San Fransisco, serta Dunkin Donuts.

Hindarko menuturkan, rentang waktu lima tahun bukanlah waktu yang singkat dalam membangun sebuah kawasan kota terpadu. Itu membutuhkan kerja keras dan komitmen di setiap pembangunan infrastruktur maupun fasilitas yang ada di dalamnya. Setidaknya ini yang menjadi bekal Summarecon Bandung dalam mengembangkan kawasan kota terpadu di wilayah timur Kota Bandung.

Di usianya yang relatif muda, anak usaha dari PT Summarecon Agung Tbk ini telah membangun lebih dari seribu unit hunian dan ratusan unit ruko. Belum lagi pembangunan kantor startup, area hijau, danau, juga infrastruktur seperti akses dari dan menuju Exit Tol Gedebage Km 149 Padaleunyi dan beberapa jalan penghubung lain menuju kawasan sekitar. 

Bahkan pembangunan fasilitas sekolah, pusat perbelanjaan dan mal, serta pusat riset berbasis teknologi tinggi juga telah berlangsung dan diperkirakan rampung dalam 1-2 tahun ke depan.


Editor : Doni Ramdhani