Tak Cuma Pemerintah Pusat, Pejabat di Lingkungan Pemkot Cimahi Bakal Ikuti Retret di Bulan Ramadan
Kegiatan retret atau pembekalan yang biasanya dilakukan menteri atau kepala daerah di era Presiden Prabowo Subianto kini diadopsi Wali Kota Cimahi Ngatiyana.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Kegiatan retret atau pembekalan yang biasanya dilakukan menteri atau kepala daerah di era Presiden Prabowo Subianto kini diadopsi Wali Kota Cimahi Ngatiyana.
Rencananya, retret tersebut bakal dilaksanakan selama 3 hari dan diikuti para Aparatur Sipil Negara atau ASN setingkat eselon II dan III.
"Kami sampaikan bahwa Kota Cimahi akan melaksanakan retret untuk eselon 3 dan 2 dengan jumlah peserta sekitar 60 orang. Kita laksanakan selama 3 hari," kata Wali Kota Cimahi Ngatiyana, Selasa 4 Maret 2025.
Ngatiyana menyebut, kegiatan retret bagi pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkot Cimahi itu bakal dilaksanakan pada bulan suci Ramadan.
Tak cuma itu, orang nomor satu di Cimahi itu mengungkapkan alasan diadakannya retret pada bulan puasa ini.
"Kemungkinan di pertengahan bulan puasa kita lakukan. Kenapa di bulan puasa kita lakukan? Agar meresapi bahwa puasa bukan merupakan penghalang, tetapi itu adalah ujian," sebutnya.
"Kuat atau tidak kita dalam melaksanakan puasa dihadapkan dengan kegiatan-kegiatan di lapangan," sambungnya.
Sementara itu, ungkap Ngatiyana, untuk lokasi pelaksanaan retret tersebut ada beberapa opsi, yakni di Pusat Pendidikan Infantri (Pusdikif) Cipatat di Kabupaten Bandung Barat, Dodik Bela Negara di Lembang dan sejumlah opsi tempat lainnya di Kota Cimahi.
"Ini sedang berusaha, kemarin sudah baru menghubungi ke Pusdikif, in syaa Allah. Sedang dikomunikasikan, mudah-mudahan ditindaklanjuti," bebernya.
Kemudian, tujuan diadakannya retret ini untuk meningkatkan kerja sama dan semakin menguatkan jiwa korsa para pejabat di Pemkot Cimahi.
"Sehingga nanti akan terbentuk kerjasama yang kuat, saling tolong-menolong, saling mengisi, sehingga tidak mengedepankan ego sektoral bagi tiap-tiap dinas, sehingga saling mengisi," jelas dia.
Ngatiyana meyakini kegiatan retret ini bakal sangat bermanfaat lantaran dirinya sudah mengalaminya secara langsung ketika mengikuti pembekalan bersama para kepala daerah lainnya di Akademi Militer (Akmil) Magelang selama delapan hari.
Selama retret itu, ungkap Ngatiyana, dirinya mengakui banyak mendapat pembelajaran baru.
"Saya sampaikan bahwa hasil daripada retret di Magelang kemarin tentang petunjuk-petunjuk dari Bapak Presiden Republik Indonesia tentang rencana pembangunan ataupun kegiatan-kegiatan program selanjutnya," tandasnya.
Editor : Doni Ramdhani

