Retret Pembekalan Kepala Daerah: Strategi Meningkatkan Kapasitas Kepemimpinan dan Memperkuat Sinergi Pemerintah Daerah

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Retret Pembekalan Kepala Daerah di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah. Acara yang dihadiri ratusan kepala daerah ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan sinergi antar kepala daerah, serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan pusat.

Retret Pembekalan Kepala Daerah: Strategi Meningkatkan Kapasitas Kepemimpinan dan Memperkuat Sinergi Pemerintah Daerah
Retret Pembekalan Kepala Daerah: Strategi Meningkatkan Kapasitas Kepemimpinan dan Memperkuat Sinergi Pemerintah Daerah

INILAHKORAN, Bandung – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kembali menggelar Retret Pembekalan Kepala Daerah di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah.

Acara yang dihadiri ratusan kepala daerah ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, meningkatkan sinergi antar kepala daerah, serta mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan pusat.

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, menegaskan bahwa Kemendagri memiliki tanggung jawab besar dalam meningkatkan kompetensi kepala daerah agar mampu menjalankan tugas dengan lebih efektif.

"Rangkaian pembekalan kepala daerah di tahun ini, kita tentu harapkan akan mencapai target-target yang betul-betul diturunkan menjadi mata acara dalam seluruh rangkaian," ujar Bima Arya dikutip dari ANTARA.

Dalam acara ini, para kepala daerah mendapatkan berbagai materi dari narasumber berpengalaman, termasuk pemahaman lebih dalam mengenai tugas pokok kepala daerah, Asta Cita, serta berbagai program kerja dari kementerian terkait.

Tidak hanya bersifat teoritis, retret kali ini dirancang lebih interaktif. Selain sesi penyampaian materi dari narasumber, ada pula diskusi aktif antar kepala daerah untuk berbagi perspektif dan pengalaman.

"Membangun chemistry emotional bonding dan juga team building. Kedekatan antarkepala daerah akan memperkuat sinergi di masa depan," tambah Bima Arya.

Selain memperdalam pemahaman tentang kebijakan dan program kerja, retret ini juga menjadi ajang bagi kepala daerah untuk menyampaikan aspirasi dan tantangan yang mereka hadapi kepada pemerintah pusat.

Dengan cara ini, diharapkan terjadi pertukaran perspektif yang konstruktif dalam pengelolaan pemerintahan daerah.

Tingkat Kehadiran Kepala Daerah dalam Retret

Dari total 503 kepala daerah yang diundang, hingga Jumat malam (21/2/2025), 450 kepala daerah telah hadir di lokasi retret. Sementara itu, sebanyak 53 kepala daerah belum hadir dengan rincian sebagai berikut:

  • 5 kepala daerah izin karena sakit
  • 1 kepala daerah izin bersurat
  • 47 kepala daerah belum memberikan konfirmasi kehadiran

Bima Arya berharap, kepala daerah yang belum hadir dapat segera bergabung dalam retret ini agar manfaatnya bisa dirasakan secara luas.

"Kemudian ada 47 yang hingga pagi ini belum ada kabar,” katanya.***


Editor : Yosep Saepul Ramadan