Tak Diberi Uang, Pengamen di Jatiwaringin Nekat Bakar Pagar Rumah Warga

Tak diberi uang, sekelompok pengamen di Jatiwaringin Bekasi nekat bakar penutup pagar plastik rumah warga.

Tak Diberi Uang, Pengamen di Jatiwaringin Nekat Bakar Pagar Rumah Warga
Tak Diberi Uang, Pengamen di Jatiwaringin Nekat Bakar Pagar Rumah Warga

INILAHKORAN.ID - Sebuah aksi kriminalitas yang meresahkan warga kembali terekam kamera CCTV dan menjadi viral di media sosial. 

Diduga akibat kesal tidak diberi uang, sekelompok pengamen nekat membakar penutup pagar plastik milik salah satu rumah warga.

​Berdasarkan informasi dari unggahan akun @budiahmad3070 di platform Thread, peristiwa menegangkan ini diketahui terjadi di kawasan Jatiwaringin, Pondok Gede, Kota Bekasi.

​Peristiwa ini bermula ketika sekelompok pengamen yang terlihat berjumlah tiga orang mendatangi salah satu rumah warga di kawasan permukiman padat Jatiwaringin. 

Seperti biasa, mereka kemudian bernyanyi di depan gerbang rumah dengan harapan mendapatkan imbalan uang dari pemilik rumah.

​Namun, diduga karena kondisi rumah sedang sepi atau pemilik rumah enggan keluar untuk memberi uang, para pengamen ini mulai menunjukkan gelagat yang tidak menyenangkan.

​Sengaja Nyalakan Api ke Pagar Plastik

​Kesal karena tak kunjung diberi uang, salah satu dari tiga pengamen tersebut melakukan tindakan nekat dan berbahaya. 

Ia sengaja menyalakan api menggunakan korek ke arah fiber atau plastik penutup pagar rumah korban.

​Dalam waktu singkat, material plastik yang mudah terbakar tersebut langsung menyala dan mengeluarkan api. Tindakan ini tentu sangat membahayakan karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih besar di area permukiman tersebut.

​Beruntung Diketahui Warga Sebelum Api Membesar

​Beruntung, aksi nekat pengamen ini segera diketahui oleh orang lain atau warga sekitar yang melintas sebelum kobaran api sempat merembet dan membesar. 

Api yang sempat menyala di penutup pagar plastik tersebut akhirnya berhasil dipadamkan dengan cepat sehingga tidak menimbulkan kerugian materiil yang masif atau korban jiwa.

​Video rekaman CCTV ini pun langsung memancing kemarahan netizen.


Editor : Firda Rachmawati