Tak Ditemukan Varian Baru Covid-19, Dinkes KBB Bakal Lakukan Vaksinasi Sesuai Dosis dari Pemprov Jabar 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan belum ada temuan  varian baru Covid-19 Subvarian Omicron JN.1 dan XBB.2.3.10.1 (GE.1).

Tak Ditemukan Varian Baru Covid-19, Dinkes KBB Bakal Lakukan Vaksinasi Sesuai Dosis dari Pemprov Jabar 

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat (KBB) memastikan belum ada temuan  varian baru Covid-19 Subvarian Omicron JN.1 dan XBB.2.3.10.1 (GE.1).

Kendati begitu, Dinkes KBB bakal berupaya melakukan upaya pencegahan dengan melakukan vaksinasi Covid-19 sesuai dengan alokasi vaksin yang diberikan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat.

"Kami masih menunggu alokasi vaksin Covid-19 dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Sebelumnya, sudah mengajukan tambahan 150 dosis," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) pada Dinkes KBB, Nurul Rasyihan kepada wartawan.

Nurul menyebut, di beberapa kota sudah mulai digalakkan kembali vaksin Covid-19 sesuai  alokasi vaksin dari provinsi. Namun, untuk saat ini di Bandung Barat belum mendapat alokasi tetapi sudah mengajukan sebanyak 150 dosis.

"Berdasarkan data Dinkes KBB, sampai Juli 2023 total vaksinasi 1 mencapai 1.414.500 orang, vaksinasi 2 sebanyak 1.157.779 orang, vaksinasi 3 mencapai 568.168, dan vaksinasi 4 sebanyak 6.405 orang. Sementara itu, total sasaran vaksinasi sebanyak 1.575.779," sebutnya.

Terkait dengan varian baru Covid-19 Subvarian Omicron JN.1 dan XBB.2.3.10.1 (GE.1), Nurul memastikan pihaknya belum menemukan kasus tersebut di KBB.

"Sampai sekarang Dinkes KBB belum mendapat laporan adanya kasus baru Covid-19," ucapnya.

Guna mencegah penyebaran Covid-19, Dinkes KBB terus mengimbau masyarakat terutama yang baru pulang dari luar negeri untuk tetap menjaga kesehatannya dan memantau terhadap orang-orang yang bergejala melalui puskesmas.

"Bagi yang bergejala seperti flu untuk memakai masker. Dinkes melalui puskesmas juga terus memantau orang-orang bergejala," paparnya.

Nurul mengakui, pihaknya belum mendapatkan arahan dari pusat untuk mewajibkan masyarakat memakai  masker. Untuk saat ini baru sebatas imbauan dan anjuran.

"Untuk kewajiban penggunaan masker, kami belum mendapat arahan dari pusat," ucapnya.

Nurul menyebut, sejak Juli 2023 tidak ditemukan lagi kasus baru Covid-19.
 Selama terjadi pandemi Covid-19, di KBB  tercatat 29.846 kasus dengan 315 meninggal.

"Untuk kasus Covid-19 tertinggi di Lembang sebanyak 6.665 kasus, Padalarang 5.066 kasus, Parongpong 4.849 kasus, Ngamprah 3.212 kasus. Sementara terendah Rongga sebanyak 242 kasus," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti