Minta Jangan Panik Hadapi Covid-19, Dedi Mulyadi Sebut Jabar Sudah Terlatih
Dedi Mulyadi meminta agar warga jangan panik menghadapi Covid-19. Pasalnya, dia menyebut Jabar sudah terlatih menghadapi kasus mulai muncul pada 2019 silam tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi menanggapi terkait adanya kasus Covid-19 yang baru-baru ini terdeteksi enam kasus di Jabar.
Dalam pernyataannya, Dedi Mulyadi meminta agar warga jangan panik menghadapi Covid-19. Pasalnya, dia menyebut Jabar sudah terlatih menghadapi kasus mulai muncul pada 2019 silam tersebut.
"Kita kan sudah terlatih menghadapi Covid yang berat dulu, kita sudah terlatih," kata Dedi.
Kendati begitu, Dedi juga mengakui kita semua harus mulai waspada, namun dia meminta tidak boleh terlalu panik.
"Ya kita harus mulai waspada lah hari ini walaupun juga jangan terlalu panik," ujarnya.
Lebih lanjut, Dedi mengatakan pihaknya masih menunggu rekomendasi dari Kementerian Kesehatan, termasuk kemungkinan terjadinya pembatasan pergerakan masyarakat hingga penggunaan masker.
"Nanti kita lihat, kita lihat, itu kan berdasarkan rekomendasi. Nanti rekomendasi Kemenkes-nya seperti apa," tutur dia.
Adapun, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat mengungkapkan untuk sementara ini, sebanyak enam kasus Covid-19 terdeteksi pada empat kabupaten, dan kini sudah ditangani oleh rumah sakit untuk diobservasi dan diberi tindakan lanjutan.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Jabar, Rochady, mengatakan enam kasus tersebut dilaporkan terjadi di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Indramayu.
"Yang masuk ke dalam laporan aplikasi kami ada enam. Namun, saya harus konfirmasi dulu (lebih jauh) ke kabupaten/kotanya," kata Rochady saat dikonfirmasi di Bandung, Rabu.
Adanya temuan ini, membuat Dinkes Jabar langsung bergerak untuk mengedukasi pada masyarakat dan berkoordinasi dengan kabupaten/kota di Jabar untuk waspada dan meningkatkan kinerja surveilans, serta meneruskan edaran dari Kementerian Kesehatan terkait kewaspadaan Covid-19 ke kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk memastikan tidak terjadi lonjakan, selain dilakukan penanganan.
Editor : Firda Rachmawati

