Tak Lagi Kumuh, Rumah Buruh Serabutan Asal KBB Kini Layak Huni Usai Direhab TNI/Polri

Di rumah baru, Eno Sutisna (63) warga Kampung Cibacang RT 01/05, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang buruh serabutan asal KBB hanya bisa tertunduk bahagia dan berucap syukur.

Tak Lagi Kumuh, Rumah Buruh Serabutan Asal KBB Kini Layak Huni Usai Direhab TNI/Polri
Melalui sinergitas Kodim 0609 dan Polres Cimahi, rumah buruh serabutan asal KBB yang puluhan tahun ditinggali itu kini menjadi nyaman dan sehat serta layak untuk ditempati setelah dilakukan perbaikan secara swadaya. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Di rumah baru, Eno Sutisna (63) warga Kampung Cibacang RT 01/05, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang buruh serabutan asal KBB hanya bisa tertunduk bahagia dan berucap syukur.

Pasalnya, rumah milik buruh serabutan asal KBB yang berukuran 6x7 m2 yang awalnya hanya berupa rumah panggung dengan kondisi memprihatinkan kini bisa ditempati dengan layak.

Melalui sinergitas Kodim 0609 dan Polres Cimahi, rumah buruh serabutan asal KBB yang puluhan tahun ditinggali itu kini menjadi nyaman dan sehat serta layak untuk ditempati setelah dilakukan perbaikan secara swadaya.

"Dulu rumah saya panggung, semuanya rusak. Kalau hujan bocor, kalau panas kepanasan. Alhamdulillah sekarang diperbaiki, terima kasih bapak polisi dan tentara," ungkapnya kepada wartawan, Minggu 18 September 2022.

Eno mengaku, selama ini dirinya hanya tinggal sendiri lantaran istrinya telah tiada. Sedangkan, anak dan cucunya sudah tinggal terpisah di rumahnya masing-masing.

Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup, Eno hanya bekerja serabutan ketika ada yang nyuruh.

"Uangnya dipakai makan, jadi gak sanggup kalau harus benerin rumah sendiri," ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan menyebutkan bersama-sama dengan aparat TNI, kecamatan, dan desa, melakukan perbaikan rumah milik Eno.

Sebab, sambung dia, secara ekonomi yang bersangkutan harus dibantu, mengingat kondisi rumahnya sangat tidak layak huni karena sudah rusak sehingga membahayakan.

"Sinergitas TNI-Polri, pihak kecamatan, desa ini, sebagai upaya membantu masyarakat yang kesulitan, peduli kepada sesama, dan saling berbagi, karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan," sebutnya.

Imron menegaskan, pihaknya bakal terus membantu memperbaiki rumah warga yang kondisinya tidak layak. Sejauh ini sudah ada 15 rumah yang diperbaiki dan tersebar di berbagai wilayah hukum Polres Cimahi baik di Kota Cimahi maupun KBB.

Termasuk, tambah dia, masih ada tujuh rumah lagi masih dalam proses penyelesaian pembangunan.

"Rumah yang jadi sasaran adalah warga yang tidak mampu dan informasi datanya kami dapatkan dari pihak desa, kecamatan, dan Polsek," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani