BNPB Segera Salurkan Bantuan Rumah untuk 4.000 Korban Tanah Bergerak di Cianjur
Pemkab Cianjur memastikan bantuan pembangunan dan relokasi rumah bagi 4.000 korban tanah bergerak segera disalurkan. Sebanyak 900 rumah rusak berat menjadi prio
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, memastikan bantuan pembangunan dan relokasi rumah bagi sekitar 4.000 korban bencana tanah bergerak pada 2024 dari pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) segera direalisasikan.
Bupati Cianjur Mohammad Wahyu mengatakan, dirinya bersama anggota DPR RI daerah pemilihan Cianjur, Isfan Taufik Munggaran, telah bertemu langsung dengan Kepala BNPB untuk membahas percepatan bantuan perbaikan dan relokasi rumah warga terdampak.
Menurut Wahyu, rumah yang mengalami kerusakan berat menjadi prioritas dalam penanganan tahap awal. BNPB telah melakukan verifikasi terhadap ribuan rumah yang rusak akibat bencana di 17 kecamatan, terutama di wilayah selatan Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan pendataan sementara, sekitar 900 rumah mengalami rusak berat, 720 rumah rusak sedang, dan 2.487 rumah rusak ringan.
"Hasil pertemuan dengan Kepala BNPB, pembangunan dan relokasi diprioritaskan terhadap rumah yang rusak berat sebanyak 900 unit dalam waktu dua pekan ke depan, dengan harapan dilanjutkan ke rumah rusak sedang dan ringan," kata Wahyu seperti dikutip dari Antara, Selasa (13/10/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah akan terus mengupayakan agar perbaikan dan relokasi rumah segera dilakukan. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang selama ini tinggal di rumah rusak maupun kawasan rawan pergerakan tanah.
"Kami bersama anggota DPR RI akan terus berupaya membantu masyarakat dapat hidup dan tinggal di rumah yang layak dan jauh dari bencana, namun kesiapsiagaan dan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan," ujarnya.
Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI Isfan Taufik Munggaran mengatakan, dirinya akan terus mengawal bantuan bagi masyarakat di daerah pemilihannya yang selama dua tahun terakhir menantikan perbaikan rumah akibat bencana alam.
Isfan mendampingi Bupati Cianjur bertemu dengan Kepala BNPB untuk memastikan proses penyaluran bantuan pembangunan dan relokasi rumah bagi warga terdampak tanah bergerak dan longsor di 17 kecamatan berjalan sesuai rencana.
"Kami akan terus mengawal hingga perbaikan dan pembangunan rumah korban bencana alam di Cianjur berjalan, di mana dari BNPB menyatakan verifikasi cepat dilakukan dalam dua pekan ke depan, di mana rumah rusak berat menjadi prioritas," katanya.
Ia menambahkan, selama dua tahun terakhir masyarakat di wilayah selatan Cianjur kerap menanyakan kepastian bantuan saat dirinya menggelar kegiatan di daerah tersebut.
Dengan adanya koordinasi bersama BNPB, pihaknya berharap proses verifikasi dan penyaluran bantuan segera berjalan sehingga warga terdampak dapat kembali menempati rumah yang layak dan aman.
Editor : Ahmad Sayuti
