Tak Main di Laga Persib vs PSIS Semarang, Nick Kuipers: Ini Gila
Bek asing Persib Bandung Nick Kuipers buka suara mengenai keputusan Komdis PSSI yang tidak memperbolehkannya main saat lsgs Persib vs PSIS Semarang berlangsung Selasa 27 Februari 2024 kemarin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Bek asing Persib Bandung Nick Kuipers buka suara mengenai keputusan Komdis PSSI yang tidak memperbolehkannya main saat lsgs Persib vs PSIS Semarang berlangsung Selasa 27 Februari 2024 kemarin.
Nick Kuipers merasa keputusan itu gila. Pasalnya, keputusan tak boleh main di laga Persib vs PSIS Semarang dikeluarkan Komdis PSSI secara mendadak. Tepatnya beberapa jam sebelum pertandingan berlangsung.
“Ini gila. Ini sangat gila dan ini tidak seharusnya terjadi. Ini melanggar aturan yang mereka sendiri buat,” kata Nick Kuipers, Kamis 29 Februari 2024.
Bek asal Belanda ini mengaku terheran-heran. Sebab, semula yang tidak boleh bermain lawan PSIS Semarang adalah Alberto Rodriguez yang mendapatkan kartu merah di laga sebelumnya melawan Barito Putera.
“Mereka bisa tetap memberikan hukuman kepada Alberto atau mereka membatalkan kartu untuk Alberto, tapi mereka memberi kartu kepada saya, itu gila. Saya tidak pernah melihat ini sebelumnya, tapi ini yang saya alami sekarang,” kesalnya.
Bek bernomor punggung 2 ini pun mengaku tidak mengetahui durasi larangan bermain yang diberikan Komdis PSSI. Namun dia harus menerimanya karena dia tahu hukuman tidak bisa diubah.
“Saya tidak tahu, tiba-tiba kemarin, saya sedang berada di perjalanan menuju stadion untuk bermain dan mendadak satu jam sebelum pertandingan saya tidak bisa bermain. Ini gila tapi saya tidak bisa mengubahnya,” tegasnya.
Tidak hanya itu, Nick Kuipers juga tidak mengetahui keputusan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) untuk melakukan banding atas apa yang diterimanya.
“Saya tidak tahu, saya harus berdiskusi dengan klub tetapi apa yang mereka lakukan di laga terakhir ini sulit dipercaya,” pungkasnya. (muhammad ginanjar)
Editor : Doni Ramdhani

