Tak Mau Ada Perang Antar Suku Gegara Arteria Dahlan, Kang Mus Preman Pensiun Sampai Minta Ini
Kang Mus mengatakan dirinya tak ingin terjadi perang antar suku akibat pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP tersebut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Aktor senior sekaligus seniman Sunda Epy Kusnandar turut menanggapi perihal pernyataan Arteria Dahlan yang meminta pemecatan terhadap Kajati yang bicara Bahasa Sunda.
Pria yang dikenal dengan perannya sebagai Kang Mus di serial Preman Pensiun itu bahkan sampai meminta guru Bahasa Sunda untuk mengajari Arteria Dahlan.
Kang Mus mengatakan dirinya tak ingin terjadi perang antar suku akibat pernyataan yang dilontarkan oleh politisi PDIP tersebut.
Baca Juga: Robert Pattinson Akan Bintangi Film Baru Garapan Sutradara Bong Joon Ho 'Parasite'
"Untuk menghindari perang antar suku dan bikin malu bangsa Indonesia tolong cariin guru Bahasa Sunda suruh pak arteria dahlan itu les Bahasa Sunda dari dasar," ujar Kang Mus, dikutip dari Instagramnya, Kamis 20 Januari 2022.
Selain itu, Kang Mus menginginkan agar Arteria Dahlan menjadi tidak takut dengan seseorang yang berbicara dengan Bahasa Sunda.
Pernyataan Arteria Dahlan yang dianggap rasis itu membuat masyarakat Sunda geram hingga melontarkan makian untuk Arteria Dahlan.
Baca Juga: Tiga Member EPEX Wish, A-Min dan Jeff Dinyatakan Positif Covid-19
"Supaya dia tidak takut orang ngomong bahasa sunda, daripada seluruh orang sunda ngomong bahasa sunda maki maki pake bahasa sunda yang tidak dimengerti pak Arteria Dahlan," ucap Kang Mus.
"Ada yang mau nyantet, neluh mendingan supaya ketakutannya hilang dan menjadi lemah lembut someah tidak arogan udah cari aja guru bahasa sunda, ibu sopiah ada tuh guru SD saya," lanjutnya.
Tak hanya Kang Mus, sebelumnya budayawan Sunda, Budi Dalton juga turut menanggapi pernyataan Arteria Dahlan yang menyinggung soal Bahasa Sunda.
Baca Juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini Kamis 20 Januari 2022: Sebagian Kota di Tanah Air Berpotensi Hujan Ringan
Budi menganggap pernyataan Arteria Dahlan sebagai seorang wakil rakyat telah rasis.
“Hei, percuma rakyat menggembar gemborkan toleransi, lalu persatuan, wakil rakyatnya juga rasis seperti itu,” ungkap Budi Dalton.***
Editor : inilahkoran


