Tanggapi Keluhan Warga Desa Kertamulya KBB Soal Pembangunan Tower Sinyal, Begini Jawaban PT KCIC 

Keluhan warga Kampung Pabrik Tahu RT 01/RW 08, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang khawatir dengan dampak rencana pembangunan tower sinyal akhirnya ditanggapi PT KCIC. 

Tanggapi Keluhan Warga Desa Kertamulya KBB Soal Pembangunan Tower Sinyal, Begini Jawaban PT KCIC 
"Kami (PT KCIC) telah berdiskusi dengan warga Desa Kertamulya Padalarang terkait pembangunan tower sinyal untuk kebutuhan signaling Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang menggunakan sistem CTSC-3," kata Corporate Secretary PT KCIC Rahadian Ratry, Kamis 12 Januari 2022. (agus satia negara)

INILAHKORAN, Ngamprah - Keluhan warga Kampung Pabrik Tahu RT 01/RW 08, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang khawatir dengan dampak rencana pembangunan tower sinyal akhirnya ditanggapi PT KCIC

"Kami (PT KCIC) telah berdiskusi dengan warga Desa Kertamulya Padalarang terkait pembangunan tower sinyal untuk kebutuhan signaling Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang menggunakan sistem CTSC-3," kata Corporate Secretary PT KCIC Rahadian Ratry, Kamis 12 Januari 2022.

Ia menjelaskan, dalam agenda diskusi tersebut PT KCIC menyosialisasikan rencana pembangunan dan mendengarkan masukan dari warga terkait rencana pembangunan tower sinyal tersebut.

Menurutnya, warga Desa Kertamulya Padalarang pada prinsipnya mendukung pembangunan proyek KCJB. Kendati demikian, mereka meminta tower signaling tersebut tidak terlalu dekat dengan permukiman warga. 

"PT KCIC sudah melakukan sosialisasi dengan warga Desa Kertamulya dan alhamdulillah kegiatan ini direspons baik oleh warga," ujarnya.

"Pada prinsipnya kami akan berupaya memenuhi permintaan warga sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ada," sambungnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, selama ini PT KCIC sangat terbuka terhadap masukan dari masyarakat mengenai proyek KCJB. 

"Termasuk warga yang berada di sekitar area pembangunan proyek KCJB," ucapnya.

Terkait pembangunan tower signaling tersebut, jelas dia, PT KCIC bakal kembali melakukan kajian untuk mencari tempat yang sesuai dengan kebutuhan KCJB dan juga tidak terlalu dekat dengan permukiman. 

"Hal itu dilakukan agar proses pembangunan sarana penunjang KCJB bisa tetap berjalan dan keinginan warga pun terakomodir," jelasnya.

Selain membicarakan rencana pembangunan tower signaling, lanjut dia, dalam kesempatan itu PT KCIC bersama warga juga membahas terkait relokasi fasilitas sosial dan fasilitas umum di area tersebut. 

"Kami sangat terbuka pada masukan ataupun keluhan dari masyarakat khususnya yang berada di sekitar area proyek KCJB," imbuhnya.

"Jalur komunikasi kami buka agar ada solusi untuk kedua belah pihak," pungkasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Doni Ramdhani