Tebing Longsor Setinggi 10 Meter Diduga Saluran Drainase Belum Rampung
Dikarenakan saluran drainase belum rampung dibangun, serta ada aliran mata air Cikahuripan, membuat tebing setinggi 10 meter dan sepanjang 6 meter longsor.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Dikarenakan saluran drainase belum rampung dibangun, serta ada aliran mata air Cikahuripan, membuat tebing setinggi 10 meter dan sepanjang 6 meter longsor di Kampung Leuweung Kota RT 004/009, Kelurahan Ranggamekar, Kecamatan Bogor Selatan pada Rabu 25 Februari 2026.
Kepala Pelaksana (Kalau) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Dimas Tiko PS menerima laporan kejadian longsor di Kampung Leuweung Kota pada Rabu 25 Februari 2026 pukul 09.00 WIB.
"Kemudian diterjunkan Piket Regu 1 / Danru Indra Rustandi. Setibanya di lokasi tim langsung bergerak melakukan penanganan awal," ungkap Dimas kepada wartawan.
Dimas memaparkan, yang melapor pihak kelurahan via Media Sosial (Medsos). Setelah melakukan assesment, tim BPBD Kota Bogor menduga kejadian tanah longsor sepanjang 6 meter dan tinggi 10 meter di wilayah tersebut dikarenakan saluran drainase milik Bogor Nirwana Residen (BNR) yang belum selesai.
"Selain itu ada aliran mata air Cikahuripan serta berada dipinggir sungai Cisadane," papanya.
Dimas memaparkan, assessment dilakukan oleh personil TRC-PB BPBD Kota Bogor. BPBD juga telah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan dan RT/RW setempat.
"Untuk kebutuhan mendesak perbaikan saluran drainase dan pembuatan drainase untuk mata air Cikahuripan," pungkasnya. ***
Editor : JakaPermana

