Tekan Risiko Kecelakaan, Ratusan Juru Parkir di Cirebon Dapat Stick Lampu dari Dishub

Bantuan stick lamp dibagikan Dishub Kabupaten Cirebon kepada ratusan juru parkir yang tersebar di berbagai titik seperti ruas jalan Tuparev, Plered, Ciperna Sumber, dan sebagian ruas Jalan Palimanan. Saat ini, juru parkir yang sudah terdata ada sekitar 460 orang.

Tekan Risiko Kecelakaan, Ratusan Juru Parkir di Cirebon Dapat Stick Lampu dari Dishub
Bidang Prasarana Perhubungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon membagikan sebanyak 140 unit stick lamp ke juru parkir. (maman suharman)

INILAHKORAN, Cirebon - Bidang Prasarana Perhubungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon membagikan sebanyak 140 unit stick lamp ke juru parkir.

Bantuan stick lamp tersebut dibagikan kepada ratusan juru parkir yang tersebar di berbagai titik seperti ruas jalan Tuparev, Plered, Ciperna Sumber, dan sebagian ruas Jalan Palimanan. Saat ini, juru parkir yang sudah terdata ada sekitar 460 orang.

Kabid Prasarana Dishub Kabupaten Cirebon Hilman Firmansyah mengatakan, pembagian stick lamp tersebut bertujuan untuk
memberikan rasa aman bagi para juru parkir dalam bertugas. Kegiatan pembagian stick lamp tersebut langsung dipimpin Kadishub Kabupaten Cirebon Asdullah Anwar.

"Kadishub terjun langsung dan memantau pembagian stick lamp. Ini merupakan bentuk perhatian Dishub Kabupaten Cirebon kepada para juru parkir," aku Hilman, Minggu 28 Agustus 2022.

Menurutnya, kegunaan stick lamp sangat berpengaruh kepada kinerja para Jukir. Hal itu karena mengingat resiko kerja para pejuang PAD ini sangat tinggi. oleh sebab itu, sudah selayaknya Pemkab Cirebon melalui Dishub memberikan perhatian kepada  mereka.

"Kerja para juru parkir saat malam hari memang penuh risiko. Keselamatan mereka menjadi taruhannya. Dengan memakai stick lamp, resiko mereka sedikit teratasi. Setidaknya, ada tanda buat pengendara bermotor," jelas Hilman.

Ke depan lanjut Hilman, Dishub akan memprogramkan kegiatan lainnya, dalam upaya memanusiakan para juru parkir sebagai pejuang PAD di Kabupaten Cirebon. Dirinya berharap, kegiatan tersebut menambah spirit bagi para juru parkir agar mampu bekerja secara maksimal. 

"Bagaimanapun, juru parkir yang sudah terdata di Dishub Kabupaten Cirebon adalah tulang punggung penghasil PAD. Mereka yang bekerja malam hari, tentu harus diimbangi dengan perhatian yang luar biasa dari Kami. Juru parkir malam itu penuh risiko," ucapnya.

Hilman menambahkan, PAD dari sektor restribusi merupakan cikal bakal terwujudnya Pembangunan Daerah, Oleh karena itu, diharapkan kesadaran semua pihak  untuk membayar restribusi. Pasalnya, retribusi yang dibayarkan, kembali menjadi program meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Retribusi yang anda bayarkan itu bagian dari program meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasilnya, kembali akan dirasakan oleh masyarakat dan bukan masuk ke kantong pribadi. Jadi, mari membangun Kabupaten Cirebon dengan kebersamaan," tukasnya.*** (maman suharman)


Editor : Doni Ramdhani