Tembus Rp50 Miliar! Segini Total Nilai Pasar 6 Pemain Baru Persib Bandung
Persib Bandung jor-joran! Segini total investasi nilai pasar 6 pemain baru Maung Bandung, mulai dari Sandy Walsh hingga Luka Menalo.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Manajemen Persib Bandung benar-benar menunjukkan keseriusan luar biasa dalam membangun kekuatan skuad untuk menyambut musim kompetisi baru.
Tidak tanggung-tanggung, tim berjuluk Pangeran Biru ini langsung meresmikan kedatangan 6 pemain berkualitas sekaligus demi meningkatkan kedalaman tim di semua lini.
Berdasarkan informasi Transfermarkt, pergerakan agresif Persib di bursa transfer kali ini melibatkan dana investasi nilai pasar yang sangat fantastis.
Berikut adalah rincian nilai pasar dari 6 penggawa anyar Maung Bandung yang baru saja diperkenalkan secara resmi:
Rincian nilai pasar 6 pemain baru Persib
Sandy Walsh (RB):
Bek kanan tangguh Timnas Indonesia ini menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di antara rekrutan baru lainnya, yakni mencapai Rp10,43 miliar.
Ragnar Oratmangoen (CF):
Penyerang serbabisa yang akrab disapa "Wak Haji" ini didatangkan dengan nilai pasar sebesar Rp8,69 miliar.
Luka Menalo (RWF):
Winger kanan asal Bosnia ini memiliki nilai pasar sebesar Rp6,95 mliar.
Gakuto Notsuda (DMF):
Gelandang bertahan asal Jepang yang siap menjaga kedalaman lini tengah Persib ini memiliki nilai pasar sebesar Rp6,95 miliar.
Gabriel Mutombo (CB):
Menara pertahanan baru asal Prancis ini melengkapi kuota lini belakang dengan nilai pasar Rp6,65 mliar.
Balsa Sekulic: Dengan nilai pasar mencapai kisaran Rp10,43 Miliar, Balsa Sekulic tentu bukan pemain kaleng-kaleng.
Total Investasi Persib Bandung
Jika seluruh nilai pasar dari kelima pemain baru tersebut diakumulasikan, manajemen Persib Bandung secara luar biasa telah mengumpulkan kombinasi nilai skuad baru sebesar Rp50,1 miliar.
Angka yang menyentuh Rp50 miliar lebih ini menjadi bukti sahih bahwa Pangeran Biru tidak main-main dalam memburu takhta juara musim ini.
Editor : Firda Rachmawati

