Terinspirasi Film Jadul, Sutradara Kasus Sindikat Rumah Produksi Film Dewasa di Jaksel Akui Belajar Otodidak

Pengakuan sutradara film dewasa di Jaksel mengaku terinspirasi dari film jadul

Terinspirasi Film Jadul, Sutradara Kasus Sindikat Rumah Produksi Film Dewasa di Jaksel Akui Belajar Otodidak
pengakuan dari sutradara film dewasa.

INILAHKORAN, Bandung - Kasus sindikat film dewasa yang dibongkar di Jakarta Selatan (Jaksel) terus didalami pihak kepolisian.

Polisi mengungkapkan bahwa tersangka I yang merupakan sutradara film dewasa tersebut mengaku belajar secara otodidak.

Selain itu, I juga mengaku bahwa dirinya terinsipirasi dari film lawas sehingga ingin memproduksi film dewasa.

“Dia (tersangka I) belajar (jadi sutradara) otodidak,” ujar  Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Ardian Satrio Utomo.

Lebih lanjut, Ardian mengatakan bahwa tersangka I terinspirasi dari film-film lawas saat membuat film dewasa. Film komedi semi porno yang pernah disaksikan dituangkan ke film-film buatannya.

“Pengalaman dia nonton film gituan. Pengalaman dia nonton komedi juga. Dulu kan ada film komedi yang di Lativi, mungkin dari situ,” kata Ardian.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, diketahui rumah produksi film dewasa itu sudah memproduksi sekitar 120 judul film, dimana seluruh film yang dibuat tersangka I juga berperan sebagai penulis skenarionya.

“Iya, semua film dia yang bikin,” ucap Ardian.

Diberitakan sebelumnya, polisi mengungkap sosok dari tersangka berinisial I yang ditangkap polisi dalam kasus pengungkapan rumah produksi film asusila dewasa di Jakarta Selatan.

Kasubdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Ardian Satrio Utomo mengatakan tersangka I pernah menjadi tukang urut pada tahun 1990 hingga 2003 sebelum menjadi sutradara film porno.

“Dia (tersangka) awalnya dari tukang urut, dia belajar otodidak terus akhirnya dia jadi YouTuber, konten kreator. Terus jadi sutradara,” ujar Ardian Satrio 


Editor : Firda Rachmawati