Asuka Kirara Mantan Artis Film Dewasa Jepang Bantah Tuduhan Prostitusi dengan Joo Hak Nyeon eks THE BOYZ

Mantan artis film dewasa Jepang, Asuka Kirara bantah keterlibatan Joo Hak Nyeon dalam masalah prostitusi dengan dirinya.

Asuka Kirara Mantan Artis Film Dewasa Jepang Bantah Tuduhan Prostitusi dengan Joo Hak Nyeon eks THE BOYZ
Joo Hak Nyeon dan Asuka Kirara.

INILAHKORAN, Bandung - Saat ini kontroversi Joo Hak Nyeon yang dikeluarkan dari boy grup THE BOYZ dan agensi tengah menjadi berita hangat di kalangan penggemar K-Pop.

Bahkan Joo Hak Nyeon juga dilaporkan ke polisi atas dugaan Prostitusi dengan mantan Artis Film dewasa Jepang, Asuka Kirara.

Namun, mantan aktris Film dewasa Jepang yang kini menjadi influencer Asuka Kirara dengan tegas membantah tuduhan Prostitusi yang melibatkan Joo Hak Nyeon.

"Saya tidak pernah menerima uang sebagai imbalan atas aktivitas seksual," ungkapnya, menepis rumor yang beredar mengenai Joo Hak Nyeon.

Kontroversi ini mencuat pada tanggal 18 Juni, ketika sebuah surat pertanyaan dari tabloid Jepang Shukan Bunshun bocor, yang menunjukkan bahwa keduanya terlihat bersama di sebuah pesta minum di Tokyo. 

Laporan mengklaim bahwa mereka terlibat dalam kontak fisik, dan bahwa seseorang yang hadir diduga menjual foto-foto pertemuan itu ke media.

Pada hari ini, Sabtu, 21 Juni 2025, Asuka Kirara menanggapi masalah tersebut di media sosialnya.

“Ada banyak asumsi yang tidak berdasar, tetapi artikel Shukan Bunshun belum diterbitkan. Mohon jangan menyebarkan informasi yang salah,” tuturnya.

Dia juga menekankan bahwa dirinya tidak pernah terlibat dalam Prostitusi, dan menambahkan, “Itu adalah pertemuan yang diatur oleh seorang kenalan, dan wanita yang hadir, yang saya temui untuk pertama kalinya, tampaknya menyukai Joo Hak Nyeon. Foto itu dijual ke Bunshun.”

Joo Hak Nyeon juga menanggapi dengan surat tulisan tangan pada tanggal 30 Mei, yang membantah keterlibatannya dalam Prostitusi atau aktivitas ilegal.

Namun, kontroversi terus berkembang, yang mendorong agensinya, Onehundred, untuk mengumumkan kepergiannya dari grup dan pemutusan kontrak eksklusifnya karena beratnya masalah tersebut.

Dalam pernyataan lanjutan, Joo Hak Nyeon membantah klaim agensi tersebut, dengan mengatakan, “Saya tidak meninggalkan grup secara sukarela, dan saya juga tidak setuju untuk mengakhiri kontrak saya."

"Agensi menggunakan alasan yang tidak berdasar untuk mengakhirinya.” Dia menuntut agar semua bukti dugaan Prostitusi segera dirilis dan mengindikasikan bahwa ia akan mengambil tindakan hukum.

Saat perselisihan semakin memanas, agensi tersebut menegaskan kembali bahwa pemutusan kontrak telah sesuai dengan klausul hukum dan menyatakan mereka akan menanggapi dengan tegas menggunakan semua cara hukum yang diperlukan.

Sementara itu, Shukan Bunshun belum merilis laporan resmi, yang membuat publik terperangkap dalam pusaran pernyataan yang saling bertentangan dan meningkatnya ancaman hukum.***


Editor : Irma Nurfajri