Joo Hak Nyeon eks THE BOYZ Berjanji Mengungkap Kebenaran di Balik Tuduhan Prostitusi

Joo Hak Nyeon kembali muncul dan mengatakan akan mengungkap semua kebenaran di balik tuduhan prostitusi.

Joo Hak Nyeon eks THE BOYZ Berjanji Mengungkap Kebenaran di Balik Tuduhan Prostitusi
Joo Hak Nyeon dan Mantan aktris film dewasa Jepang.

INILAHKORAN, Bandung - Kontroversi Joo Hak Nyeon yang dituduh terlibat Prostitusi nampaknya semakin memanas dan menyeret agensinya.

Joo Hak Nyeon, mantan member boy grup THE BOYZ baru saja merilis pernyataan pribadi yang panjang melalui media sosial.

Di mana Joo Hak Nyeon dengan tegas membantah Tuduhan kejahatan seksual baru-baru ini dan menjelaskan apa yang dia gambarkan sebagai pemutusan hubungan kerja yang diperhitungkan dan tidak adil oleh agensinya.

Khususnya, dalam unggahannya yang penuh emosi, Joo Hak Nyeon menguraikan bagaimana dia berubah dari seorang idola K-Pop hingga dicap sebagai tersangka kejahatan seks dalam hitungan hari, menghubungkan insiden itu dengan apa yang dia yakini sebagai upaya yang disengaja untuk membuat skandal.

"Saya menjadi tersangka kejahatan seksual dalam semalam. Jika saya tidak mengungkapkan Kebenaran, saya akan dikenang sebagai penjahat selamanya," tulis Joo Hak Nyeon penuh emosi.

Menurut Joo Hak Nyeon, situs media Jepang Shukan Bunshun menghubungi agensinya terkait foto dirinya bersama aktris AV Asuka Kirara.

Akibatnya, sang idola pria menghentikan aktivitasnya karena rasa penyesalan terhadap penggemar dan member grupnya, dan sedang mendiskusikan langkah-langkah tindak lanjut dengan agensinya.

Namun, Agensi ONE HUNDRED tiba-tiba menuntut Joo Hak Nyeon untuk menandatangani perjanjian pemutusan kontrak eksklusifnya dan membayar lebih dari 2 miliar won (sekitar 1,45 juta USD), tanpa ada ruang untuk negosiasi.

Kemudian, karena Joo Hak Nyeon tidak menandatangani perjanjian pada 17 Juni, agensinya mengumumkan kepergiannya secara terbuka keesokan harinya.

Tak lama kemudian, laporan media menuduhnya terlibat dalam Prostitusi, yang menyebabkan kehebohan di dunia maya.

Idola pria itu berpendapat bahwa rangkaian kejadian ini terasa diatur, dengan menyatakan, “artikel tentang saya bertemu dengan seorang aktris AV dan kemudian terlibat dalam Prostitusi muncul secara berurutan, bahkan sebelum artikel Shukan Bunshun diterbitkan."

"Semuanya terjadi dalam waktu dua hari. Rasanya seperti seseorang mengarang alasan pemutusan kontrak,” ungkap Joo Hak Nyeon.

Dalam postingannya, Joo Hak Nyeon juga mengungkapkan bahwa dia telah mengajukan gugatan terhadap jurnalis di balik laporan asli dan berencana untuk mengajukan kasus perdata dan pidana terhadap mereka yang menyebarkan informasi palsu.

Dia juga mengkritik sifat samar dan subjektif dari klausul "merusak citra publik" dalam kontraknya, yang disebut Agensi sebagai alasan pemutusan kontrak.

Sambil dengan tegas membantah semua Tuduhan kriminal, Joo Hak Nyeon mengklaim bahwa Agensi tersebut tidak mengikuti prosedur pemutusan hubungan kerja yang ditetapkan dalam kontrak eksklusif dan menyatakan penyesalan atas perilakunya serta meminta maaf kepada penggemar dan mantan rekan setim atas stres yang disebabkan oleh skandal tersebut.

"Saya tidak bangga dengan tindakan saya, dan saya sangat meminta maaf kepada para penggemar dan tim saya.

Namun saya tidak pernah melakukan kejahatan apa pun yang tercantum dalam klausul kontrak itu, termasuk narkoba, penyerangan, Prostitusi, atau hal serupa lainnya”, ungkapnya.

Dia menambahkan, “Saya sama sekali tidak mengklaim bahwa tindakan saya pada tanggal 30 Mei itu benar."

"Saya sangat menyesal atas tindakan ceroboh saya terhadap para penggemar yang percaya dan mendukung saya sebagai seorang idola," sambungnya.

"Saya merenungkan hal ini dengan sangat dan tulus dan akan menyimpannya di hati saya selama sisa hidup saya,” tambahnya.

Sementara itu, ONE HUNDRED mengumumkan bahwa Joo Hak Nyeon akan menghentikan aktivitas tim karena alasan pribadi.

Dua hari kemudian, mereka mengumumkan pengunduran dirinya dari tim dan pemutusan kontrak eksklusifnya, dengan alasan masalah pribadi.

Pada hari yang sama, kontroversi muncul ketika terungkap bahwa dia mengadakan pertemuan pribadi dengan aktris video dewasa (AV) Jepang Asuka Kirara.

Selain itu, kecurigaan Prostitusi pun muncul, yang memberikan pukulan telak bagi citra THE BOYZ.

Joo Hak Nyeon sepenuhnya membantah dugaan Prostitusi dan mengambil tindakan hukum. Di tengah-tengah ini, majalah Jepang Shukan Bunshun, yang memicu insiden tersebut, melaporkan pada tanggal 21 sebuah foto Joo Haknyeon memeluk Kirara dari belakang di sebuah jalan di pusat kota Tokyo.

Foto-foto tersebut menunjukkan Joo Hak Nyeon, yang mengenakan topi dan topeng untuk menyembunyikan identitasnya, dan Kirara, yang mengenakan gaun putih dan kacamata hitam.

Saat konflik menyebar, Kirara memposting di Instagram pada tanggal 20, menjelaskan, “Saya tidak pernah menerima uang untuk seks dalam hidup saya."

"Seorang wanita yang saya temui di sana untuk pertama kalinya menyukai Joo Haknyeon, dan dia mengambil foto-foto itu dan menjualnya kepada Bunshun," tuturnya.

Akhirnya, Joo Hak Nyeon mengakhiri pernyataannya dengan menyatakan tekadnya untuk melawan, dengan mengatakan:

“Menakutkan melawan perusahaan besar secara individu. Namun, saya tidak akan mundur demi mereka yang masih percaya kepada saya.”***


Editor : Irma Nurfajri