Terkait Covid-19, ASN Pemkab Garut Kerja di Rumah dan Dilarang ke Luar Daerah
Sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut kini bekerja di rumah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Garut - Sebagai langkah pencegahan terhadap penyebaran wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Garut kini bekerja di rumah masing-masing rumahnya dengan sejumlah perkecualian.
Mereka juga tidak diperbolehkan bepergian ke luar daerah atau luar negeri. Wabup Garut Helmi Budiman menyebutkan, ketentuan tersebut berlaku mulai Rabu (18/3/2020).
Hal itu sebagaimana diatur melalui Surat Edaran Bupati Garut Nomor 443.2/1352/BKD tertanggal 17 Maret 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Aparatur Sipil Negara Dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut.
"Sejak hari ini, Rabu (18/03/2020), seluruh ASN melaksanakan tugas di rumah. Terkecuali yang piket dan yang melaksanakan pelayanan publik yang sudah diatur oleh kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) masing-masing. Secara teknis, Dinas Kominfo akan menjadi bagian dari pengaturan tersebut," ujar Helmi.
Kendati ASN bekerja di rumah, Helmi mengingatkan agar mereka tetap mengaktifkan alat komunikasi untuk mendapatkan perintah atau laporan kepada kepala dinas terkait tugasnya masing-masing. "ASN tidak boleh melaksanakan tugas ke luar daerah. Kalau pun terpaksa, harus mendapatkan izin pimpinan," ingatnya.
Pantauan INILAH, kendati dikatakan Helmi bahwa kebijakan libur mengantor atau bekerja di rumah bagi ASN Pemkab Garut mulai berlaku Rabu ini, faktanya di lapangan, sebagian ASN di sejumlah SKPD justru ditengarai telah mendahului meliburkan diri sejak Selasa (17/3/2020).
Tak heran jika hari itu, suasana perkantoran Pemkab Garut tampak lengang. Banyak ruangan terlihat kosong. "Sebagian pegawai kan memang sudah libur. Mungkin nantinya bergilir," kata salah seorang Satpam di Dinas Perindustrian Perdagangan dan ESDM Garut.
"Ada beberapa dinas, pegawainya sudah libur. Ya, ngantor di rumahlah. Kita di Setda belum jelas. Mungkin itu tergantung kebijakan masing-masing pimpinan SKPD-nya," kata pegawai di lingkungan Setda Garut. (zainulmukhtar)
Editor : suroprapanca


