Ternyata Ini Motif Penusukan Pengemudi Ojol hingga Meninggal di Seberang Bebek Ali Borme

Polisi masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap Anggi, tersangka pelaku penusukan pengemudi ojek online Dicky Rinaldi. Apa motifnya?

Ternyata Ini Motif Penusukan Pengemudi Ojol hingga Meninggal di Seberang Bebek Ali Borme

INILAHKORAN, Bandung – Polisi masih melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap Anggi, tersangka pelaku penusukan pengemudi ojek online dicky rinaldi. Apa motifnya?

Peristiwa penusukan Dicky Rinaldi tersebut terjadi seberang Bebek Ali Borme di Jalan Teuku Umar, Kota Bandung, beberapa waktu lalu. Pengemudi ojek online itu meninggal dunia.

Adapun Anggi, tersangka pelaku penusukan pengemudi ojek online Dicky Rinaldi, ditangkap aparat kepolisian pada 9 Agustus 2024 lalu sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Coblong Kompol Riki Erickson mengatakan peristiwa penusukan Dicky Rinaldi itu terjadi karena pelaku dan korban memiliki permasalahan sebelumnya.

Setelah itu, pelaku mendatangi korban di seberang Bebek Ali Borme dan mengajak duel sambil membawa surat perjanjian. Namun, korban menolak untuk berduel hingga akhirnya ditusuk.

“Pelaku membawa kertas perjanjian duel dengan korban Dicki Rinaldi. Namun Rinaldi menolak untuk menandatangani hingga terjadi cekcok," ucap Riki, Rabu (14/8/2024).

Setelah terjadi cekcok, Riki melanjutkan, pelaku mengambil pisau dari tasnya dan langsung menusuk punggung sebelah kiri dan mengenai tangan kiri korban.

Pascakejadian, korban meninggal dunia. “Korban meninggal dunia,” kata dia.

Sebelumnya, Ricky Rinaldi (26 tahun) menjadi korban penusukan oleh dua orang diduga preman pada Kamis (4/7/2024) silam saat menunggu pesanan makanan di warung Bebek Ali Borme, Jalan Teuku Umar. Ia akhirnya tidak terselamatkan dan harus meregang nyawa akibat tusukan tersebut.

Peristiwa itu viral belakangan ini setelah kakak korban mengunggah kronologis kejadian di media sosial. Pihak keluarga meminta agar pelaku penusukan yang sudah diketahui identitasnya agar segera ditangkap

Dikonfirmasi, Steffi Febriyanti mengatakan telah melaporkan peristiwa penusukan yang menimpa adiknya ke kepolisian bulan lalu. Korban mengalami luka tusuk di punggung dan paru-paru.

Sebelum aksi penusukan, ia mengatakan korban dan pelaku sempat cekcok. Pelaku meminta korban untuk menandatangani surat perjanjian tapi ditolak. (*)


Editor : Zulfirman